Forum Finance
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Trade off kebijakan “kri... growth23
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 12/03/2010 17:54 WIB
Dahlan Iskan: Listrik Bukan Penyebab Tingginya Biaya Produksi -
Jumat, 12/03/2010 17:09 WIB
Unilever Hanya Beli CPO Bersertifikasi RSPO di 2015 -
Jumat, 12/03/2010 16:50 WIB
Unilever Tetap Komit Beli CPO dari Indonesia -
Jumat, 12/03/2010 16:21 WIB
Kementerian BUMN Susutkan Jumlah Deputi Jadi Lima -
Jumat, 12/03/2010 15:52 WIB
RI Klaim Paling Siap Terapkan NSW di ASEAN -
Jumat, 12/03/2010 15:50 WIB
Utang Tinggal Rp 1,5 Triliun, Merpati Siap Tambah 4 Pesawat ATR
Indeks Berita
Kamis, 17/07/2008 08:29 WIB
Harga Minyak Turun ke US$ 134
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: dok Apexindo)
AS merupakan konsumen minyak terbesar dunia yang menyerap 20 persen pasar minyak global.
Sehari sebelumnya pada Selasa (15/7/2008) harga minyak merosot hingga US$ 6,44 yang merupakan penurunan terbesar dalam satu sesi dalam 17 tahun terakhir karena terpukul sentimen buruknya kinerja perusahaan di AS yang diduga akan membuat permintaan minyak ikut turun.
Harga minyak di New York pada penutupan perdagangan Rabu waktu AS (16/7/2008) untuk jenis light sweet pengiriman Agustus turun US$ 4,14 menjadi US$ 134,60 per barel.
Sedangkan harga minyak di London jenis Brent North Sea untuk pengiriman Agustus turun US$ 2,56 per barel menjadi US$ 136,19 per barel.
Pelaku pasar seirama bahwa penurunan harga minyak karena kabar kenaikan cadangan minyak mentah AS. Badan informasi dan administrasi energi AS mengatakan cadangan minyak naik 3 juta barel menjadi 296,9 juta barel per 11 Juli 2008. Padahal pelaku pasar sebelumnya justru memprediksi cadangan minyak AS akan turun 2,2 juta barel.
(ir/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Antisipasi Minyak US$ 150, Dana Cadangan Ditambah Rp 2 T
- Harga Minyak Susut ke US$ 138
- Minyak Tembus US$ 147
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




