Forum Finance
- The market is manipulated... investor1
- Chinese Government Wants ... investor1
- Bernanke Threatens US Eco... investor1
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 04/07/2009 12:45 WIB
Pemerintah Dorong Promosi Ekspor ke Jepang -
Sabtu, 04/07/2009 12:15 WIB
Jelang Puasa Stok Sembako Aman, Harga Stabil -
Sabtu, 04/07/2009 10:45 WIB
Stimulus Pasar Tradisional Bisa Terserap Sebelum Akhir Tahun -
Jumat, 03/07/2009 18:03 WIB
Timor Leste Mau Belajar Stabilkan Harga Sembako dari RI -
Jumat, 03/07/2009 16:40 WIB
Biaya Sewa Tinggi, Asmindo Ancam Boikot Trade Expo 2009 -
Jumat, 03/07/2009 15:36 WIB
Cadangan Minyak RI Hanya Cukup untuk 10 Tahun Lagi
Indeks Berita
Kamis, 17/07/2008 08:29 WIB
Harga Minyak Turun ke US$ 134
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: dok Apexindo)
New York -
Harga minyak dunia kembali turun ke level US$ 134 per barel setelah muncul kabar naiknya cadangan minyak AS karena turunnya konsumsi BBM di AS akibat harga yang terus naik.
AS merupakan konsumen minyak terbesar dunia yang menyerap 20 persen pasar minyak global.
Sehari sebelumnya pada Selasa (15/7/2008) harga minyak merosot hingga US$ 6,44 yang merupakan penurunan terbesar dalam satu sesi dalam 17 tahun terakhir karena terpukul sentimen buruknya kinerja perusahaan di AS yang diduga akan membuat permintaan minyak ikut turun.
Harga minyak di New York pada penutupan perdagangan Rabu waktu AS (16/7/2008) untuk jenis light sweet pengiriman Agustus turun US$ 4,14 menjadi US$ 134,60 per barel.
Sedangkan harga minyak di London jenis Brent North Sea untuk pengiriman Agustus turun US$ 2,56 per barel menjadi US$ 136,19 per barel.
Pelaku pasar seirama bahwa penurunan harga minyak karena kabar kenaikan cadangan minyak mentah AS. Badan informasi dan administrasi energi AS mengatakan cadangan minyak naik 3 juta barel menjadi 296,9 juta barel per 11 Juli 2008. Padahal pelaku pasar sebelumnya justru memprediksi cadangan minyak AS akan turun 2,2 juta barel.
(ir/ir)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Harga Minyak Turun ke US$ 134
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: dok Apexindo)
AS merupakan konsumen minyak terbesar dunia yang menyerap 20 persen pasar minyak global.
Sehari sebelumnya pada Selasa (15/7/2008) harga minyak merosot hingga US$ 6,44 yang merupakan penurunan terbesar dalam satu sesi dalam 17 tahun terakhir karena terpukul sentimen buruknya kinerja perusahaan di AS yang diduga akan membuat permintaan minyak ikut turun.
Harga minyak di New York pada penutupan perdagangan Rabu waktu AS (16/7/2008) untuk jenis light sweet pengiriman Agustus turun US$ 4,14 menjadi US$ 134,60 per barel.
Sedangkan harga minyak di London jenis Brent North Sea untuk pengiriman Agustus turun US$ 2,56 per barel menjadi US$ 136,19 per barel.
Pelaku pasar seirama bahwa penurunan harga minyak karena kabar kenaikan cadangan minyak mentah AS. Badan informasi dan administrasi energi AS mengatakan cadangan minyak naik 3 juta barel menjadi 296,9 juta barel per 11 Juli 2008. Padahal pelaku pasar sebelumnya justru memprediksi cadangan minyak AS akan turun 2,2 juta barel.
(ir/ir)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
