Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 19:46 WIB
Buka Rute Jakarta-Medan, Citilink Ambil Pasar Adam Air -
Senin, 15/03/2010 16:40 WIB
Kembangkan Sektor Pangan dan Energi, RI Gandeng Australia -
Senin, 15/03/2010 16:30 WIB
Harga Pertamax Cs Naik Rp 200-500 Per Liter -
Senin, 15/03/2010 16:30 WIB
Rangkap Jabatan Komisaris BUMN Dijamin Tak Picu Kartel -
Senin, 15/03/2010 16:10 WIB
Hatta: Kalau Mampu Jangan Beli Premium -
Senin, 15/03/2010 15:28 WIB
Pemerintah Tanggung Bea Masuk Impor Barang Telekomunikasi
Indeks Berita
Kamis, 17/07/2008 08:29 WIB
Harga Minyak Turun ke US$ 134
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: dok Apexindo)
AS merupakan konsumen minyak terbesar dunia yang menyerap 20 persen pasar minyak global.
Sehari sebelumnya pada Selasa (15/7/2008) harga minyak merosot hingga US$ 6,44 yang merupakan penurunan terbesar dalam satu sesi dalam 17 tahun terakhir karena terpukul sentimen buruknya kinerja perusahaan di AS yang diduga akan membuat permintaan minyak ikut turun.
Harga minyak di New York pada penutupan perdagangan Rabu waktu AS (16/7/2008) untuk jenis light sweet pengiriman Agustus turun US$ 4,14 menjadi US$ 134,60 per barel.
Sedangkan harga minyak di London jenis Brent North Sea untuk pengiriman Agustus turun US$ 2,56 per barel menjadi US$ 136,19 per barel.
Pelaku pasar seirama bahwa penurunan harga minyak karena kabar kenaikan cadangan minyak mentah AS. Badan informasi dan administrasi energi AS mengatakan cadangan minyak naik 3 juta barel menjadi 296,9 juta barel per 11 Juli 2008. Padahal pelaku pasar sebelumnya justru memprediksi cadangan minyak AS akan turun 2,2 juta barel.
(ir/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Antisipasi Minyak US$ 150, Dana Cadangan Ditambah Rp 2 T
- Harga Minyak Susut ke US$ 138
- Minyak Tembus US$ 147
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




