Forum Finance
- The market is manipulated... investor1
- Chinese Government Wants ... investor1
- Bernanke Threatens US Eco... investor1
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 04/07/2009 12:45 WIB
Pemerintah Dorong Promosi Ekspor ke Jepang -
Sabtu, 04/07/2009 12:15 WIB
Jelang Puasa Stok Sembako Aman, Harga Stabil -
Sabtu, 04/07/2009 10:45 WIB
Stimulus Pasar Tradisional Bisa Terserap Sebelum Akhir Tahun -
Jumat, 03/07/2009 18:03 WIB
Timor Leste Mau Belajar Stabilkan Harga Sembako dari RI -
Jumat, 03/07/2009 16:40 WIB
Biaya Sewa Tinggi, Asmindo Ancam Boikot Trade Expo 2009 -
Jumat, 03/07/2009 15:36 WIB
Cadangan Minyak RI Hanya Cukup untuk 10 Tahun Lagi
Indeks Berita
Kamis, 17/07/2008 10:47 WIB
SDA Melimpah
Indonesia Bisa Kena 3 Kutukan
Alih Istik Wahyuni - detikFinance

Foto: Dok detikcom
Jakarta -
Indonesia terkenal dengan sumber daya alam yang melimpah ruah. Tapi jika tidak pandai mengelolanya, bisa-bisa Indonesia terkena 3 kutukan.
Kutukan pertama adalah kutukan karena memiliki cadangan minyak atau sumber daya alam yang banyak atau biasa dikenal oil curse atau natural resources curse.
"Seperti Nigeria dan penghasil minyak lainnya, malah mendapat kutukan natural resources curse. Negeri yang produksinya banyak, hasil SDA yang banyak, migas, hutan, dll, malah menjadi kemiskinan yang cukup lama," kata Mantan Ketua MPR Amien Rais.
Hal itu disampaikan Amien dalam diskusi publik "Buka-bukaan Impor Minyak Pertamina" di Hotel Nikko, Jakarta, Kamis (17/7/2008).
Kutukan kedua adalah kutukan utang luar negeri. Menurut Ari, Indonesia saat ini sudah terikat kutukan luar negeri, alias sudah kecanduan.
"Setahun saja tidak mengambil utang luar negeri, lantas tangannya gatal. Ini sudah menjadi pasungan jebakan utang," katanya.
Dan kutukan ketiga adalah yang paling dikhawatirkan, dimana jika dua kutukan diatas tidak dikelola dengan baik, maka bisa dapat kutukan dari Yang Maha Kuasa.
"Yang paling dikhawatikan, mendapat kutukan dari Yang Maha Kuasa karena kurang pandai mengelola SDA yang sedemikian melimpah. Instead of menyukuri, malah jadi kufur, jadi kemunafikan. Meskipun ada yang muntaber alias munafik tapi berhasil," katanya. (lih/qom)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
SDA Melimpah
Indonesia Bisa Kena 3 Kutukan
Alih Istik Wahyuni - detikFinance

Foto: Dok detikcom
Kutukan pertama adalah kutukan karena memiliki cadangan minyak atau sumber daya alam yang banyak atau biasa dikenal oil curse atau natural resources curse.
"Seperti Nigeria dan penghasil minyak lainnya, malah mendapat kutukan natural resources curse. Negeri yang produksinya banyak, hasil SDA yang banyak, migas, hutan, dll, malah menjadi kemiskinan yang cukup lama," kata Mantan Ketua MPR Amien Rais.
Hal itu disampaikan Amien dalam diskusi publik "Buka-bukaan Impor Minyak Pertamina" di Hotel Nikko, Jakarta, Kamis (17/7/2008).
Kutukan kedua adalah kutukan utang luar negeri. Menurut Ari, Indonesia saat ini sudah terikat kutukan luar negeri, alias sudah kecanduan.
"Setahun saja tidak mengambil utang luar negeri, lantas tangannya gatal. Ini sudah menjadi pasungan jebakan utang," katanya.
Dan kutukan ketiga adalah yang paling dikhawatirkan, dimana jika dua kutukan diatas tidak dikelola dengan baik, maka bisa dapat kutukan dari Yang Maha Kuasa.
"Yang paling dikhawatikan, mendapat kutukan dari Yang Maha Kuasa karena kurang pandai mengelola SDA yang sedemikian melimpah. Instead of menyukuri, malah jadi kufur, jadi kemunafikan. Meskipun ada yang muntaber alias munafik tapi berhasil," katanya. (lih/qom)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (19 Komentar)
