Forum Finance
- Tutorial OrangeHRM berbah... titus
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Minggu, 23/11/2008 10:03 WIB
Laporan dari Peru
Pererat Hubungan dengan IPC, RI Genjot Produksi Kentang -
Sabtu, 22/11/2008 17:36 WIB
Laporan dari Peru
SBY Hadiri Puncak APEC dan Gelar Pertemuan dengan PM Australia -
Sabtu, 22/11/2008 17:05 WIB
Laporan dari Peru
SBY Minta Peran Lebih Kalangan Bisnis Atasi Krisis Global -
Sabtu, 22/11/2008 16:08 WIB
Laporan dari Peru
Kunci Atasi Krisis Adalah Berkomitmen untuk Rakyat -
Sabtu, 22/11/2008 16:04 WIB
MS Hidayat Calon Tunggal Ketum Kadin 2008-2013 -
Sabtu, 22/11/2008 15:49 WIB
Argentina Nasionalisasi 2 Maskapai Swasta
Indeks Berita
Jumat, 18/07/2008 14:30 WIB
Mobil Ramah Lingkungan Sulit Berkembang di Indonesia
Suhendra - detikFinance

Mobil Listrik Mitsubishi (Foto: Suhendra)
Infrastruktur itu terutama terkait penyediaan bahan bakar gas. Bahkan fasilitas infrastruktur yang terkait bahan bakar gas yang sempat dikembangkan justru berjalan di tempat atau mengalami kemunduran. Termasuk pengembangan compressed natural gas (CNG).
"Kita sudah mencoba mempopulerkan CNG tapi keterbatasan suplai untuk SPBU. Problem yang dihadapi adalah habis disuatu tempat maka sulit mengisinya," kata Menteri Perindustrian Fahmi Idris, di Gedung Departemen Perindustrian (Depperin), Jakarta, Jumat (18/7/2008).
Dikatakan Fahmi, Indonesia cukup tertinggal dengan negara lainnya seperti India yang sudah banyak memakai pakai CNG.
Sedangkan untuk pengembangan mobil tenaga listrik, Indonesia masih terkendalai dengan alih teknologi dan pengembangan mobil sejenis ini yang masih terbatas di seluruh dunia.
"Generasi berikutnya, dengan sumber energi listrik, yang sekarang bisa digunakan seharian, kalau dulu 4 jam, tetapi sehari mengisinya, kalau sekarang sudah bisa mengisinya 3 jam," papar Fahmi.
"Ada mobil listrik yang memakai energi surya, tetapi belum dikembangkan bahkan belum ada prototipenya," tambahnya.
Namun dari berbagai pilihan tersebut, lanjut Fahmi, pengembangan mobil ramah lingkungan di Indonesia bisa diarahkan pada mobil yang berbahan bakar CNG. Mengingat untuk jenis mobil teknologi listrik memerlukan teknologi tingkat tinggi.
"Yang cocok adalah CNG itu, yang paling mungkin karena terdukung oleh suplai dan teknogi tidak terlalu rumit, tetapi mobil tenaga listrik juga kita bisa, tetapi memang teknologinya rumit," jelasnya.
Hingga kini negara yang paling maju mengembangan mobil ramah lingkungan adalah Jepang, termasuk menggunakan CNG."Yang sudah advance menggunakan ini adalah Jepang," katanya.
(hen/qom)
Komentar terkini (7 Komentar)
Baca juga :
Informasi Pemasangan Iklan:hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
