Berita Lain

Indeks Berita





Sabtu, 19/07/2008 09:58 WIB
Harga Minyak Mundur ke US$ 128
Irna Gustia - detikFinance



(Foto: Istimewa)
New York - Kilau si emas hitam mulai redup dan mengalami penurunan yang signifikan hingga US$ 16 dalam satu pekan. Harga minyak di New York kini berada di posisi US$ 128 per barel.

Harga minyak mentah merosot karena investor cemas akan pertumbuhan ekonomi global terutama AS yang bisa mengakibatkan lambatnya permintaan terhadap minyak dunia. Namun tak ada yang bisa menjamin apakah saat ini tren harga minyak mentah mulai turun.    

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu AS (18/7/2008) harga minyak di New York jenis light sweet untuk pengiriman Agustus turun 41 sen menjadi US$ 128,88 per barel. Harga minyak di New York pekan ini telah turun US$ 15 sejak Selasa 15 Juli 2008.

Sedangkan harga minyak di London jenis Brent North Sea untuk pengiriman September turun 88 sen menjadi US$ 130,19 per barel.

"Kecemasan pelaku pasar meningkat karena pertumbuhan ekonomi AS yang lesu disisi lain konflik yang terjadi antara negara barat dan Iran tentang program nuklirnya juga menjadi perhatian," kata Mike Fitzpatrick, analis dari MF Global seperti dilansir dari AFP, Sabtu (19/7/2008).

Investor sedikit demi sedikit mulai meninggalkan pasar minyak karena dampak pelemahan ekonomi dunia, meski untuk jangka panjang pasar minyak masih tetap masuk dalam radar investasi.

Harga minyak pernah mencatat rekor tertinggi di level US$ 147 pada pekan lalu. Namun harga minyak mulai menyusut setelah keluarnya data melemahnya konsumsi BBM di AS yang membuat cadangannya meningkat.(ir/ir)
Komentar terkini (2 Komentar)

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518