Forum Finance
- Tutorial OrangeHRM berbah... titus
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Minggu, 23/11/2008 10:03 WIB
Laporan dari Peru
Pererat Hubungan dengan IPC, RI Genjot Produksi Kentang -
Sabtu, 22/11/2008 17:36 WIB
Laporan dari Peru
SBY Hadiri Puncak APEC dan Gelar Pertemuan dengan PM Australia -
Sabtu, 22/11/2008 17:05 WIB
Laporan dari Peru
SBY Minta Peran Lebih Kalangan Bisnis Atasi Krisis Global -
Sabtu, 22/11/2008 16:08 WIB
Laporan dari Peru
Kunci Atasi Krisis Adalah Berkomitmen untuk Rakyat -
Sabtu, 22/11/2008 16:04 WIB
MS Hidayat Calon Tunggal Ketum Kadin 2008-2013 -
Sabtu, 22/11/2008 15:49 WIB
Argentina Nasionalisasi 2 Maskapai Swasta
Indeks Berita
Minggu, 20/07/2008 16:05 WIB
Pengusaha Muda Jangan Ulangi Perilaku Pengusaha 'Tua'
Gede Suardana - detikFinance

Foto: Dok detikcom
Peringatan ini disampaikan Kalla di acara Musyawarah Nasional ke-13 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Minggu (20/7/2008).
Salah satu kelakuan pengusaha 'senior' yang merepotkan negara adalah penjualan izin usaha dan izin penguasaan hutan atau pengelolaan lahan ke pengusaha asing.
"Sebagai pengusaha muda, jangan mengulangi perilaku pengusaha-pengusaha tua. Apa perilaku pengusaha tua?. Dulu di saat booming kayu semua berbondong-bondong ajukan izin pengusahaan hutan. Namun kemudian izin itu mereka jual ke pengusaha asing," katanya.
Ia menambahkan, jika para pengusaha hanya sekedar menjual izin ke pengusaha asing, maka Indonesia bisa-bisa dikuasai asing. Karena itu, pengusaha muda, terutama yang tergabung di HIPMI juga harus meningkatkan kapabilitasnya untuk memberi nilai tambah bagi negara.
"Habis nanti negeri ini dikuasai orang asing. Karena itu yang dibutuhkan pengusaha yang punya nilai tambah bagi bangsa ini. Pengusaha yang mau bekerja keras untuk bangsa ini," ujarnya lagi.
(lih/lih)
Komentar terkini (6 Komentar)
Baca juga :
Informasi Pemasangan Iklan:hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
