Forum Finance
- Harga sembako hari ini... Kurt_Cobain
- Help me Please!! (bagi-ba... yumco
- masih muda dah kaya rayaa... lelaki
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Rabu, 27/08/2008 13:26 WIB
Wawancara Nyoman Tjager
Fokus Pertama untuk IT BEI -
Selasa, 19/08/2008 08:41 WIB
Truba Ingin Punya Bisnis Terpadu -
Jumat, 01/08/2008 13:06 WIB
Wawancara Setiawan Djodi
Mafia Minyak si Biang Krisis -
Rabu, 23/07/2008 15:29 WIB
Peringkat Reksa Dana di Mata Pefindo -
Rabu, 09/07/2008 14:40 WIB
PHEI Ingin Jadi Acuan Harga Obligasi -
Jumat, 04/07/2008 10:15 WIB
Wawancara Eddie Widiono (2)
Getok Tular untuk Hemat Energi
Indeks Berita
Rabu, 23/07/2008 15:29 WIB
Peringkat Reksa Dana di Mata Pefindo
Indro Bagus SU - detikFinance

(Foto: Indro-detikFinance)
Jakarta -
Pesatnya pasar reksa dana saat ini dinilai masih kurang lengkap. Sebabnya hingga saat ini belum ada tolak ukur yang dapat dijadikan patokan untuk menilai suatu produk reksa dana, baik dari kinerja maupun risikonya.
Melihat kondisi itu, lembaga Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yang biasanya dikenal sebagai pemberi peringkat perusahaan dan obligasi, kini mulai merambah pemeringkatan produk-produk reksa dana.
Apa alasan Pefindo masuk ke pemeringkatan reksa dana dan apa arti pemeringkatan itu di mata Pefindo, berikut perbincangan dengan Direktur Utama Pefindo, Kahlil Rowter di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (23/7/2008).
Apa latar belakang dilakukannya pemeringkatan reksa dana?
Produk reksa dana kini sudah mencapai 200-an produk. Namun hingga saat ini tidak tersedia informasi mengenai produk reksa dana mana yang lebih baik. Dengan adanya pemeringkatan reksa dana, kami berharap dapat dijadikan patokan baik bagi investor maupun Manajer Investasi (MI) yang mengeluarkan produk tersebut.
Apa manfaat pemeringkatan tersebut?
Ya itu tadi, baik MI maupun investor dapat memberi penilaian lebih obyektif mengenai kelayakan suatu produk reksa dana.
Apa keuntungan bagi investor maupun MI dengan adanya pemeringkatan Pefindo ini?
Bagi investor tentu ada patokan produk reksa dana mana yang lebih baik secara kinerja atau risiko, sehingga mereka dapat menginvestasikan modalnya atas dasar suatu ukuran yang obyektif. Bagi MI tentu jika ia memperoleh peringkat yang kurang baik, dapat dijadikan pendorong untuk menerbitkan produk yang lebih baik lagi.
Bagaimana mekanisme pemeringkatannya?
Kami menerbitkan dua produk, yaitu ranking dan rating. Untuk ranking kami menilai berdasarkan kinerja yang didasarkan pada tingkat pengembalian (return), volatilitas dan jumlah asetnya. Ranking akan kami lakukan pada semua produk reksa dana yang memenuhi kriteria dan akan diterbitkan setiap triwulanan secara gratis, sehingga dapat diakses oleh publik.
Kriteria reksa dana yang akan kami ranking adalah net NAB (Nilai Aktiva Bersih) minimal Rp 25 miliar dan produk tersebut sudah beredar selama minimal 2 tahun. Dari 200-an reksa dana, yang memenuhi kriteria ada sekitar 150 produk. Jadi besok kami akan meluncurkan ranking 1 sampai 150 untuk semua produk reksa dana.
Untuk rating, kami menilai berdasarkan underlying asetnya, terutama bila dikaitkan dengan probabilitas defaultnya. Jadi untuk rating kami melihat dari segi risikonya.
Rating tersebut akan kami riset sesuai permintaan pemilik produk. Jadi informasi rating tidak akan kami publikasi jika MI pemesan rating tidak mengizinkan.
Bagaimana cara publik membaca peringkat tersebut?
Untuk ranking kami menggunakan satuan Pefindo Mutual Fund Ranking (PMR) mulai 1 sampai 5. Jika tingkat return dan asetnya tinggi, serta volatilitasnya rendah, produk itu akan memperoleh PMR 1. Jika sebaliknya PMR 5.
Untuk rating, satuannya sama dengan rating yang kami gunakan untuk obligasi, supaya lebih mudah dipahami.
Apa kalau peringkat jelek berarti tidak layak investasi?
Tidak harus begitu. Karakter investor kan berbeda-beda. Ada yang suka dengan kinerja bagus sementara risiko besar, ada yang sebaliknya. Jadi hasil pemeringkatan ini tidak menyimpulkan kelayakan investasi. Tujuan pemeringkatan ini lebih kepada membuat suatu tolak ukur yang lebih obyektif untuk menilai reksa dana.
Berapa biaya yang harus dikeluarkan MI untuk mendapatkan pemeringkatan ini?
Untuk ranking kami tidak memungut biaya, karena ini kami terbitkan secara sepihak tanpa permintaan dari MI maupun investor. Jadi seluruh informasinya gratis dan bebas akses.
Untuk rating, tergantung pada MI dan produk yang akan di-rating. Rata-rata biaya per tahunnya mulai Rp 40 juta hingga Rp 80 juta. Dengan biaya tersebut, rating akan kami update setiap bulan selama setahun.
Pemeringkatan ini untuk produk reksa dana apa saja?
Untuk ranking, akan kami lakukan di 3 kategori produk reksa dana, yaitu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham dan reksa dana campuran. Untuk rating, khusus untuk reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana pasar uang.
Bagaimana respons dari MI maupun investor mengenai pemeringkatan ini?
Sejauh ini baik dari MI dan investor menyambut baik rencana dilakukannya pemeringkatan ini. Jadi kami cukup optimistis dengan pemeringkatan ini.(dro/ir)
Peringkat Reksa Dana di Mata Pefindo
Indro Bagus SU - detikFinance
(Foto: Indro-detikFinance)
Melihat kondisi itu, lembaga Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yang biasanya dikenal sebagai pemberi peringkat perusahaan dan obligasi, kini mulai merambah pemeringkatan produk-produk reksa dana.
Apa alasan Pefindo masuk ke pemeringkatan reksa dana dan apa arti pemeringkatan itu di mata Pefindo, berikut perbincangan dengan Direktur Utama Pefindo, Kahlil Rowter di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (23/7/2008).
Apa latar belakang dilakukannya pemeringkatan reksa dana?
Produk reksa dana kini sudah mencapai 200-an produk. Namun hingga saat ini tidak tersedia informasi mengenai produk reksa dana mana yang lebih baik. Dengan adanya pemeringkatan reksa dana, kami berharap dapat dijadikan patokan baik bagi investor maupun Manajer Investasi (MI) yang mengeluarkan produk tersebut.
Apa manfaat pemeringkatan tersebut?
Ya itu tadi, baik MI maupun investor dapat memberi penilaian lebih obyektif mengenai kelayakan suatu produk reksa dana.
Apa keuntungan bagi investor maupun MI dengan adanya pemeringkatan Pefindo ini?
Bagi investor tentu ada patokan produk reksa dana mana yang lebih baik secara kinerja atau risiko, sehingga mereka dapat menginvestasikan modalnya atas dasar suatu ukuran yang obyektif. Bagi MI tentu jika ia memperoleh peringkat yang kurang baik, dapat dijadikan pendorong untuk menerbitkan produk yang lebih baik lagi.
Bagaimana mekanisme pemeringkatannya?
Kami menerbitkan dua produk, yaitu ranking dan rating. Untuk ranking kami menilai berdasarkan kinerja yang didasarkan pada tingkat pengembalian (return), volatilitas dan jumlah asetnya. Ranking akan kami lakukan pada semua produk reksa dana yang memenuhi kriteria dan akan diterbitkan setiap triwulanan secara gratis, sehingga dapat diakses oleh publik.
Kriteria reksa dana yang akan kami ranking adalah net NAB (Nilai Aktiva Bersih) minimal Rp 25 miliar dan produk tersebut sudah beredar selama minimal 2 tahun. Dari 200-an reksa dana, yang memenuhi kriteria ada sekitar 150 produk. Jadi besok kami akan meluncurkan ranking 1 sampai 150 untuk semua produk reksa dana.
Untuk rating, kami menilai berdasarkan underlying asetnya, terutama bila dikaitkan dengan probabilitas defaultnya. Jadi untuk rating kami melihat dari segi risikonya.
Rating tersebut akan kami riset sesuai permintaan pemilik produk. Jadi informasi rating tidak akan kami publikasi jika MI pemesan rating tidak mengizinkan.
Bagaimana cara publik membaca peringkat tersebut?
Untuk ranking kami menggunakan satuan Pefindo Mutual Fund Ranking (PMR) mulai 1 sampai 5. Jika tingkat return dan asetnya tinggi, serta volatilitasnya rendah, produk itu akan memperoleh PMR 1. Jika sebaliknya PMR 5.
Untuk rating, satuannya sama dengan rating yang kami gunakan untuk obligasi, supaya lebih mudah dipahami.
Apa kalau peringkat jelek berarti tidak layak investasi?
Tidak harus begitu. Karakter investor kan berbeda-beda. Ada yang suka dengan kinerja bagus sementara risiko besar, ada yang sebaliknya. Jadi hasil pemeringkatan ini tidak menyimpulkan kelayakan investasi. Tujuan pemeringkatan ini lebih kepada membuat suatu tolak ukur yang lebih obyektif untuk menilai reksa dana.
Berapa biaya yang harus dikeluarkan MI untuk mendapatkan pemeringkatan ini?
Untuk ranking kami tidak memungut biaya, karena ini kami terbitkan secara sepihak tanpa permintaan dari MI maupun investor. Jadi seluruh informasinya gratis dan bebas akses.
Untuk rating, tergantung pada MI dan produk yang akan di-rating. Rata-rata biaya per tahunnya mulai Rp 40 juta hingga Rp 80 juta. Dengan biaya tersebut, rating akan kami update setiap bulan selama setahun.
Pemeringkatan ini untuk produk reksa dana apa saja?
Untuk ranking, akan kami lakukan di 3 kategori produk reksa dana, yaitu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham dan reksa dana campuran. Untuk rating, khusus untuk reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana pasar uang.
Bagaimana respons dari MI maupun investor mengenai pemeringkatan ini?
Sejauh ini baik dari MI dan investor menyambut baik rencana dilakukannya pemeringkatan ini. Jadi kami cukup optimistis dengan pemeringkatan ini.(dro/ir)
Komentar terkini (2 Komentar)
