Forum Finance
- Tutorial OrangeHRM berbah... titus
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Minggu, 23/11/2008 12:30 WIB
Penerbitan Surat Utang AS Bahayakan Rupiah -
Minggu, 23/11/2008 10:54 WIB
BHP Billiton Batal, Antam Siapkan Pabrik Feni IV -
Minggu, 23/11/2008 09:38 WIB
Lonsum Akuisisi Tiga Perusahaan Kelapa Sawit -
Sabtu, 22/11/2008 17:45 WIB
Menakar Tingkat Kerendahan IHSG -
Sabtu, 22/11/2008 10:15 WIB
Obama akan Pilih Menkeu Jempolan, Wall Street Melesat -
Jumat, 21/11/2008 17:47 WIB
Review IHSG: Melemah Tapi Rebound
Indeks Berita
Kamis, 24/07/2008 12:14 WIB
Sesi Siang
Rupiah Berjaya, IHSG Berjuang
Irna Gustia - detikFinance
(Foto: Indro-detikFinance)
Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (24/7/2008) IHSG naik tipis 2,078 poin (0,09%) menjadi 2.227,922. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, menguat 10 poin ke posisi 9.127 per dolar AS.
Turunnya harga minyak keUS$ 124 per barel dimanfaatkan pelaku pasar untuk berinvestasi dalam portofolio rupiah. Penurunan harga minyak akan membuat tekanan terhadap rupiah dan APBN berkurang.
Tapi disisi lain penurunan harga minyak justru membuat saham-saham tambang terkoreksi. Karena pelaku pasar juga mulai mengantisipasi turunnya harga komoditas seperti batubara
Bursa kawasan pada siang ini kebanyakan menguat seperti Hang Seng naik 0,57%, Seoul naik 2,17%, KOSPI naik 2,37%, Nikkei naik 1,37%, Shanghai naik 0,77%, Taiwan naik 0,75%. Kecuali indeks STI Singapura yang turun 0,03%.
Perdagangan saham sesi siang di BEI mencatat transaksi sebanyak 43.828 kali, dengan volume 2,091 miliar unit saham, senilai Rp 3,181 triliun. Sebanyak 80 saham naik, 90 saham turun dan 57 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Bank Negara Indonesia (BBNI) naik Rp 120 menjadi Rp 1.440, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 7.800, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 300 menjadi Rp 6.250, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 100 menjadi Rp 3.000.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 300 menjadi Rp 5.750, Adaro Energy (ADRO) turun Rp 40 menjadi Rp 1.620 dan Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 700 menjadi Rp 19.700.
(ir/qom)
Baca juga :
Informasi Pemasangan Iklan:hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
