Forum Finance
- Harga sembako hari ini... Kurt_Cobain
- Help me Please!! (bagi-ba... yumco
- masih muda dah kaya rayaa... lelaki
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 08/09/2008 09:51 WIB
Fannie dan Freddie Diambil Alih, Bursa Asia Gegap Gempita -
Senin, 08/09/2008 09:34 WIB
Saham Texmaco Menghitung Hari -
Senin, 08/09/2008 08:19 WIB
Rupiah Saatnya Balik Arah -
Senin, 08/09/2008 07:58 WIB
Pasar Saham Curi Peluang Rebound -
Minggu, 07/09/2008 20:54 WIB
Eurocapital Mengaku Justru Ingin Jaga Citra Bapepam -
Sabtu, 06/09/2008 15:45 WIB
Ulasan IHSG Sepekan
Kena Pukulan Komoditas
Indeks Berita
Kamis, 24/07/2008 17:25 WIB
Rupiah Kuatkan Posisi 9.127/US$
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: Irna-detikFinance)
Jakarta -
Rupiah terdongkrak signifikan karena berkah penurunan harga minyak dunia ke US$ 124 per barel. Mata uang lokal ini terus melaju ke posisi terkuatnya.
Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Kamis (24/7/2008) rupiah menguat 10 poin ke level 9.127 per dolar AS. Pelaku pasar memprediksi rupiah punya peluang menguat lagi jika harga minyak cenderung turun.
Melemahnya harga minyak ini membuat kebutuhan valas untuk impor minyak akan berkurang dan tekanan terhadap APBN juga bisa berkurang sedikit jika penurunan harga minyak berlanjut.
Sementara mata uang negara kawasan lainnya ditutup bervariasi terhadap dolar AS seperti dolar Hong Kong melemah 0,03% menjadi 7,800, rupee India melemah 0,32% menjadi 42,185, won Korea menguat 0,27% menjadi 1.006,75, yen Jepang menguat 0,21% ke 107,71, peso Filipina melemah 0,55% menjadi 44,050 dan dolar Singapura menguat 0,22% menjadi 1,3607.
(ir/qom)
Rupiah Kuatkan Posisi 9.127/US$
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: Irna-detikFinance)
Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Kamis (24/7/2008) rupiah menguat 10 poin ke level 9.127 per dolar AS. Pelaku pasar memprediksi rupiah punya peluang menguat lagi jika harga minyak cenderung turun.
Melemahnya harga minyak ini membuat kebutuhan valas untuk impor minyak akan berkurang dan tekanan terhadap APBN juga bisa berkurang sedikit jika penurunan harga minyak berlanjut.
Sementara mata uang negara kawasan lainnya ditutup bervariasi terhadap dolar AS seperti dolar Hong Kong melemah 0,03% menjadi 7,800, rupee India melemah 0,32% menjadi 42,185, won Korea menguat 0,27% menjadi 1.006,75, yen Jepang menguat 0,21% ke 107,71, peso Filipina melemah 0,55% menjadi 44,050 dan dolar Singapura menguat 0,22% menjadi 1,3607.
(ir/qom)
