Forum Finance
- [Berita] Pertumbuhan Ekon... yudhasatriaw
- pelecehan terhadap umat i... bengak
- Berapa Bea Masuk/Pajak Pa... Wanoja
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 22/08/2008 09:27 WIB
IJM Plantations Investasi Rp 1,6 Triliun di Indonesia -
Jumat, 22/08/2008 06:39 WIB
Minyak Meroket Lagi ke US$ 122 -
Jumat, 22/08/2008 06:24 WIB
Merpati Tak Minus Lagi Mulai 2009 -
Jumat, 22/08/2008 06:12 WIB
Gaji dan Pesangon Karyawan Merpati Dibayar 8 September -
Kamis, 21/08/2008 17:29 WIB
SMS dan Rokok Kalahkan Biaya Pendidikan -
Kamis, 21/08/2008 17:00 WIB
Jelang Pemilu Permintaan Tekstil Bakal Tembus Rp 5 Triliun
Indeks Berita
Kamis, 24/07/2008 19:10 WIB
TVS Motor Sebar 100 Dealer
Suhendra - detikFinance

Foto: Suhendra-detikFinance
Jakarta -
Produsen motor India, PT TVS Motor Company menargetkan bisa membangun 100 dealer pada tahun 2008. Hingga kini total dealer baru mencapai 50 unit, yang ditopang oleh 200 outlet.
"Kita anggarkan setidaknya dalam setiap daeler bisa menelan dana minimal Rp 300 juta," kata Sales and Marketing Director PT TVS Motor Company Indonesia K Vijaya Kumar usai acara konferensi pers di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Kamis (24/7/2008).
Dikatakan olehnya bahwa upaya tersebut sebagai langkah untuk memperluas jaringan pelayanan dealer TVS di berbagai daerah di Indonesia seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. "Kita lebih upaya brand image baru setelah itu melakukan komersil belum ada target," katanya.
Mengenai rencana upaya mengembangkan ke pasar ekspor di ASEAN, dirinya belum bisa menjelaskan lebih lanjut mengenai rencana tersebut. "Masalah mengembangkan ekspor nanti kita akan fokus ke Indonesia dulu," ujarnya.
TVS merupakan perusahaan asal India yang telah berdiri sejak tahun 1911. Sejak tahun 2007 lalu TVS telah berinvestasi membangun pabrik di Karawang dengan investasi awal sebesar US$ 50 juta, dengan komitmen investasi hingga lima tahun kedepan sebesar US$ 100 juta.
Hingga kini kapasitas produksi pabrik Karawang mencapai 300.000 unit per tahun, dengan komposisi 40% bahan baku lokal, direncanakan hingga tahun ketiga bisa mencapai 80%.
Untuk hahap kedua investasi yaitu dengan berencana melakukan pembangunan tahun 2009 berupa fasilitas riset dan pengembangan.
Dilanjutkan pada tahun 2011 yaitu tahap ketiga dua melakukan perluasan pabrik hingga dua kali lipat dari sekarang. Dengan target produksi 1 juta unit potensi menyerap tenaga kerja sebanyak 1000 orang.
(hen/ddn)
TVS Motor Sebar 100 Dealer
Suhendra - detikFinance

Foto: Suhendra-detikFinance
"Kita anggarkan setidaknya dalam setiap daeler bisa menelan dana minimal Rp 300 juta," kata Sales and Marketing Director PT TVS Motor Company Indonesia K Vijaya Kumar usai acara konferensi pers di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Kamis (24/7/2008).
Dikatakan olehnya bahwa upaya tersebut sebagai langkah untuk memperluas jaringan pelayanan dealer TVS di berbagai daerah di Indonesia seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. "Kita lebih upaya brand image baru setelah itu melakukan komersil belum ada target," katanya.
Mengenai rencana upaya mengembangkan ke pasar ekspor di ASEAN, dirinya belum bisa menjelaskan lebih lanjut mengenai rencana tersebut. "Masalah mengembangkan ekspor nanti kita akan fokus ke Indonesia dulu," ujarnya.
TVS merupakan perusahaan asal India yang telah berdiri sejak tahun 1911. Sejak tahun 2007 lalu TVS telah berinvestasi membangun pabrik di Karawang dengan investasi awal sebesar US$ 50 juta, dengan komitmen investasi hingga lima tahun kedepan sebesar US$ 100 juta.
Hingga kini kapasitas produksi pabrik Karawang mencapai 300.000 unit per tahun, dengan komposisi 40% bahan baku lokal, direncanakan hingga tahun ketiga bisa mencapai 80%.
Untuk hahap kedua investasi yaitu dengan berencana melakukan pembangunan tahun 2009 berupa fasilitas riset dan pengembangan.
Dilanjutkan pada tahun 2011 yaitu tahap ketiga dua melakukan perluasan pabrik hingga dua kali lipat dari sekarang. Dengan target produksi 1 juta unit potensi menyerap tenaga kerja sebanyak 1000 orang.
(hen/ddn)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk



