Forum Finance
- Memahami riba perbankan... JOXZIN
- setujuhkan anda dengan si... Kaisar-Selatan
- Wahana Beramal Jariyah... JOXZIN
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 25/11/2008 12:27 WIB
Menkeu: Saya Pertaruhkan Reputasi dan Harga Diri -
Sabtu, 22/11/2008 14:25 WIB
Ciputra Lebih Kokoh Melawan Krisis -
Jumat, 21/11/2008 16:36 WIB
Anton Apriyantono, pak Menteri Pelanggan Kaki Lima -
Selasa, 18/11/2008 16:25 WIB
Aburizal: Saya Tidak Pernah Berselisih dengan Sri Mulyani -
Kamis, 13/11/2008 13:22 WIB
Teman Satu Sekolah, Dirut Garuda Lupa Wajah Obama -
Kamis, 13/11/2008 11:34 WIB
Mittal Bukan Lagi Orang Terkaya
Indeks Berita
Senin, 28/07/2008 11:35 WIB
Boediono Kehilangan Syahrir
Gede Suardana - detikFinance

Foto: Dok detikcom
"Saya kenal sangat dekat, beliau senang memberikan masukan," jelas Boediono disela-sela "The Asia-Pacific Regional Microcredit Summit 2008" di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali, Senin (28/7/2008)..
"Beliau memiliki analisa yang tajam. Saya merasa kehilangan salah satu rekan saya. Saya mengucapkan rasa duka cita yang mendalam. Indonesia kehilangan ekonom sejati, handal dan kritis," imbuh mantan Menko Perekonomian ini.
Syahrir yang merupakan kelahiran Kudus, 24 Februari 1945 ini meninggal dunia di RS Mount Elizabeth, Singapura pada Senin (28/7/2008) pukul 08.50 waktu setempat. Syahrir sudah dirawat di rumah sakit bergengsi tersebut sejak minggu kedua Juli 2008 akibat kanker paru-paru.
Selain aktif menjadi pengamat ekonomi, Syahrir juga menjalani karir politik. Perjalanan politiknya diteruskan ketika dia mendirikan Perhimpunan Indonesia Baru, pasca reformasi tahun 2001. Lembaganya itu bertugas mengawasi keputusan-keputusan pemerintah atas kebijakan-kebijakan tertentu, dan mengumumkan hasil pengawasan itu ke masyarakat.
Tak lama setelah itu, Sjahrir dan kawan-kawan mendirikan Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PPIB) dalam Pemilu 2004. Sjahrir mencalonkan diri sebagai presiden waktu itu, namun tak cukup suara untuk maju ke babak berikutnya.
Namun, pengetahuan Sjahrir tidak sia-sia begitu saja. Presiden SBY yang pertama dipilih langsung oleh rakyat menunjuknya sebagai penasehat ekonomi Presiden dalam Wantimpres yang dilantik 11 April 2007.
Sjahrir juga aktif menuangkan pemikirannya dalam catatansyahrir.wordpress.com. Catatan terakhirnya ditulisnya tanggal 21 April 2008 dengan judul 'Zul: Calon pengganti Menko Perekonomian harus tegas'.(qom/ir)
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- Rachman Meninggal Usai Ultah Gudang Garam ke-50
- Sri Mulyani Motivasi Murid SD Jadi Pejabat
- Misi Khusus Mari Pangestu ke Pasar Tradisional
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
