Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 18/03/2010 11:07 WIB
Sidang 2 Pemilik Asing Bank Century Ditunda Sebulan -
Kamis, 18/03/2010 10:02 WIB
100% Nasabah Bakrie Life Sepakati Skema Pengembalian Dana -
Rabu, 17/03/2010 15:49 WIB
Layanan BCA Berangsur Normal -
Rabu, 17/03/2010 12:18 WIB
BCA Kembali Mengalami Gangguan -
Rabu, 17/03/2010 12:06 WIB
Premi Allianz Tumbuh 762% di 2009 -
Rabu, 17/03/2010 08:50 WIB
Suku Bunga Rendah AS, Apa Implikasinya ke Indonesia?
Indeks Berita
Rabu, 30/07/2008 22:19 WIB
Takkan Ada Lagi Miliaran Dolar di Zimbabwe
Nurul Qomariyah - detikFinance

Foto: Reuters
Foto Terkait
Namun mulai 1 Agustus, uang bernilai miliaran dolar itu tak lagi ada. Bank Sentral Zimbabwe memutuskan untuk melakukan revaluasi mata uang dengan menghapuskan 10 digit angkanya. Ini artinya, 10 miliar dolar akan direvaluasi menjadi 1 dolar Zimbabwe.
"Mulai 1 Agustus, semua nilai moneter akan dimulai dari 1 untuk 1 miliar zimdolar. Kami menghilangkan 10 angka nol. Sepuluh miliar pada hari ini, mulai 1 Agustus akan direvaluasi menjadi 1 zimdolar," jelas Gideon Gono, Gubernur Bank Sentral Zimbabwe dalam konferensi persnya seperti dikutip dari AFP, Rabu (30/7/2008).
"Dan mulai 1 Agustus pula, Bank Sentral akan mengeluarkan mata uang baru," jelas Gono yang didampingi presiden Robert Mugabe.
Pemerintah Zimbabwe juga akan kembali menggalakkan penggunaan uang koin, yang selama ini sudah kehilangan nilainya akibat inflasi super yang mencapai 2.200.000 persen. Sebuah angka yang sama sekali tak masuk akal, namun benar-benar terjadi di negara miskin Afrika itu.
Inflasi dan pertikaian politik membuat negara itu tak kunjung bangkit dari keterpurukan. Hiperinflasi sebelumnya telah memaksa Bank Sentral Zimbabwe untuk mengeluarkan mata yang tak lagi masuk akal. Bayangkan, untuk sebungkus roti di Harare, harganya bisa mencapai 200 miliar zimdolar.
"Kami akan meminta harga-harga didenominasikan dalam mata uang lama dan baru," tambah Gono.
Pada 21 Juli, Bank Sentral Zimbabwe merilis uang dengan denominasi 100 miliar zimdolar dalam rangka untuk mencegah kekurangan likuiditas di masyarakat. Pecahan baru itu bergabung dengan pecahan tak masuk akal lainnya yang telah dirilis Zimbabwe sebelumnya.
Di bulan Januari, pecahan 10 zimdolar dirilis, dan dilanjutkan dengan pecahan 50 juta zimdolar pada April, 100 juta dan 250 juta zimdolar pada Mei.
(qom/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




