Forum Finance
- Memahami riba perbankan... JOXZIN
- setujuhkan anda dengan si... Kaisar-Selatan
- Wahana Beramal Jariyah... JOXZIN
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 25/11/2008 12:27 WIB
Menkeu: Saya Pertaruhkan Reputasi dan Harga Diri -
Sabtu, 22/11/2008 14:25 WIB
Ciputra Lebih Kokoh Melawan Krisis -
Jumat, 21/11/2008 16:36 WIB
Anton Apriyantono, pak Menteri Pelanggan Kaki Lima -
Selasa, 18/11/2008 16:25 WIB
Aburizal: Saya Tidak Pernah Berselisih dengan Sri Mulyani -
Kamis, 13/11/2008 13:22 WIB
Teman Satu Sekolah, Dirut Garuda Lupa Wajah Obama -
Kamis, 13/11/2008 11:34 WIB
Mittal Bukan Lagi Orang Terkaya
Indeks Berita
Senin, 11/08/2008 14:57 WIB
Mari Pangestu: Ceramah Oke, Nyanyi Nggak Pede
Suhendra - detikFinance

Padahal Mari sudah sejak lama ia mencoba kursus olah vokal, agar tidak malu-maluin jika didaulat bernyanyi. Sayangnya, kursus yang ia jalani tidak menjadi jaminan dirinya untuk pede jika didaulat bernyanyi di tempat umum.
"Saya kalau disuruh nyanyi tidak pede tapi kalau disuruh ceramah boleh lah...," ucap Mari yang disambut tawa hadiri.
Ia menyampaikan hal itu pada saat sambutan Rapat kerja Departemen Perdagangan Tahun 2008 dengan tema "Mengembangkan kreativitas sektor perdagangan dalam rangka kebangkitan perekonomian nasional" di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (11/8/2008).
Saking asyiknya berbicara, Mari pun berkali-kali meminta maaf kepada hadirin. "Mohon maaf kebanyakan bicara seperti biasa karena masih ada insting dosen," serunya sambil tertawa.
Menurut Mari kemampuan bernyanyi merupakan ciri khas orang Indonesia yang dikenal sangat kreatif. Ia mencontohkan dalam kesempatan ajang diluar negeri orang Indonesia selalu siap jika di daulat bernyanyi.
Selain tidak pede soal menyanyi, Mari juga mengaku dirinya gagap teknologi (gaptek) terutama dalam hal masalah dunia pemasaran dunia maya (internet). Namun Mari mengaku dirinya mau terus belajar.
"Pemasaran melalui web saya kira akan ada pertumbuhan eksponensial melalui web dan informasi dan blogging yang saya sendiri tidak memahami dan perlu belajar, merupakan media pemasaran atase perdagangan tolong ini diperhatikan," jelasnya.
Dalam sambutannya, Menteri yang senang berbatik ini, menyampaikan bahwa pengembangan industri kreatif atau ekonomi kreatif sangat lah penting karena industri ini sangat erat dengan dunia ide .Ia menilai Indonesia sangat berpeluang besar dalam mengembangkan industri ini.
"Brand Indonesia yang dikenal dunia hanya baru satu yaitu Indofood, tapi gak usah kuatir di China dan Taiwan saja hanya 5 brand saja," katanya.
(hen/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Paskah Merasa Populer Tanpa Harus Beriklan
- Berjubah Putih, Boediono Tanggalkan Jas
- AA Gym 'Sidak' ke Bea Cukai
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
