Berita Lain

Indeks Berita





Jumat, 15/08/2008 18:07 WIB
Mendiknas Nyaris Pingsan Karena Anggaran Pendidikan 20%
Wahyu DanielAlih Istik Wahyuni - detikFinance



Foto: Abror/Setpres
Jakarta - Keputusan anggaran pendidikan sebesar Rp 224 triliun atau 20% dari RAPBN 2009 ternyata baru diputuskan kemarin. Mendiknas Bambang Sudibyo pun hampir pingsan setelah diberitahu kenaikan anggaran pendidikan.

"Saya itu baru diberitahu ibu Menkeu kemarin kalau dapat tambahan dana, saya saja sampai kaget-kaget seperti mau pingsan," jelas Bambang dalam jumpa pers di Gedung Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (15/8/2008).

Presiden SBY dalam pidato nota keuangan menjelaskan, pemerintah mengalokasikan 20% anggaran untuk pendidikan. Dana sebesar Rp 224 triliun itu berarti naik hingga Rp 46 triliun dibandingkan anggaran pendidikan dalam APBNP 2008. Kenaikan alokasi dana pendidikan itu dengan mengorbankan anggaran lainnya.

Menurut Bambang, tambahan anggaran pendidikan itu diberikan agar memenuhi apa yang disyaratkan oleh konstitusi. Dan karena baru diberitahu kemarin, Mendiknas mengaku dirinya belum tahu berapa alokasi anggaran untuk Depdiknas, Depag dan yang langsung ke daerah.

Yang pasti ia menghitung kenaikan kesejahteraan guru saja menelan dana hingga Rp 16 triliun lebih. Dengan dana tambahan itu, Mendiknas optimistis penyerapan dana dadakan itu bisa maksimal.

"Kalau masalah disuruh belanja, saya sudah ahli bahkan tanpa dibantu istri," ujar mantan Menkeu yang gemar berkelakar ini.

Bambang juga meminta agar semua pihak tidak usah khawatir dengan penyerapan anggaran. Pada tahun 2005, penyerapan anggaran Depdiknas mencapai 95%, tahun 2006 mencapai 95% dan tahun 2007 mencapai 93%.

"Tahun 2007 meski banyak yang dibintangi, dan itu membuat anggaran saya berbintang-bintang, dengan begitu saja penyerapannya bisa 93%. Jadi tidak perlu khawatir, penyerapan kita itu bagus," katanya.

'Wong waktu saya jadi Menkeu saja disuruh nyari pendapatan di waktu krisis bisa, apalagi disuruh belanja, saya ahlinya. Itu tanpa dibantu istri saya lho...," tegasnya lagi.



(qom/ddn)
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518