Forum Finance
- Memahami riba perbankan... JOXZIN
- setujuhkan anda dengan si... Kaisar-Selatan
- Wahana Beramal Jariyah... JOXZIN
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 25/11/2008 12:27 WIB
Menkeu: Saya Pertaruhkan Reputasi dan Harga Diri -
Sabtu, 22/11/2008 14:25 WIB
Ciputra Lebih Kokoh Melawan Krisis -
Jumat, 21/11/2008 16:36 WIB
Anton Apriyantono, pak Menteri Pelanggan Kaki Lima -
Selasa, 18/11/2008 16:25 WIB
Aburizal: Saya Tidak Pernah Berselisih dengan Sri Mulyani -
Kamis, 13/11/2008 13:22 WIB
Teman Satu Sekolah, Dirut Garuda Lupa Wajah Obama -
Kamis, 13/11/2008 11:34 WIB
Mittal Bukan Lagi Orang Terkaya
Indeks Berita
Jumat, 15/08/2008 18:07 WIB
Mendiknas Nyaris Pingsan Karena Anggaran Pendidikan 20%
Wahyu DanielAlih Istik Wahyuni - detikFinance

Foto: Abror/Setpres
"Saya itu baru diberitahu ibu Menkeu kemarin kalau dapat tambahan dana, saya saja sampai kaget-kaget seperti mau pingsan," jelas Bambang dalam jumpa pers di Gedung Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (15/8/2008).
Presiden SBY dalam pidato nota keuangan menjelaskan, pemerintah mengalokasikan 20% anggaran untuk pendidikan. Dana sebesar Rp 224 triliun itu berarti naik hingga Rp 46 triliun dibandingkan anggaran pendidikan dalam APBNP 2008. Kenaikan alokasi dana pendidikan itu dengan mengorbankan anggaran lainnya.
Menurut Bambang, tambahan anggaran pendidikan itu diberikan agar memenuhi apa yang disyaratkan oleh konstitusi. Dan karena baru diberitahu kemarin, Mendiknas mengaku dirinya belum tahu berapa alokasi anggaran untuk Depdiknas, Depag dan yang langsung ke daerah.
Yang pasti ia menghitung kenaikan kesejahteraan guru saja menelan dana hingga Rp 16 triliun lebih. Dengan dana tambahan itu, Mendiknas optimistis penyerapan dana dadakan itu bisa maksimal.
"Kalau masalah disuruh belanja, saya sudah ahli bahkan tanpa dibantu istri," ujar mantan Menkeu yang gemar berkelakar ini.
Bambang juga meminta agar semua pihak tidak usah khawatir dengan penyerapan anggaran. Pada tahun 2005, penyerapan anggaran Depdiknas mencapai 95%, tahun 2006 mencapai 95% dan tahun 2007 mencapai 93%.
"Tahun 2007 meski banyak yang dibintangi, dan itu membuat anggaran saya berbintang-bintang, dengan begitu saja penyerapannya bisa 93%. Jadi tidak perlu khawatir, penyerapan kita itu bagus," katanya.
'Wong waktu saya jadi Menkeu saja disuruh nyari pendapatan di waktu krisis bisa, apalagi disuruh belanja, saya ahlinya. Itu tanpa dibantu istri saya lho...," tegasnya lagi.
(qom/ddn)
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- Bos Pura Group Takut Sombong
- Ani Yudhoyono Jadi Tokoh Penggerak Keuangan Mikro RI
- Boediono Kehilangan Syahrir
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
