Forum Finance
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Trade off kebijakan kri... growth23
- Inflasi 2010 : diatas tar... growth23
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 12/03/2010 10:04 WIB
Bosowa Gandeng CTI Group Tingkatkan Produksi Semen -
Jumat, 12/03/2010 09:51 WIB
Pemerintah Diminta Stop Ekspor LNG Tangguh ke China -
Kamis, 11/03/2010 20:04 WIB
BI: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 6% di 2010 -
Kamis, 11/03/2010 17:47 WIB
Eco Product Belum Untungkan Produsen Furnitur -
Kamis, 11/03/2010 17:44 WIB
Laporan dari Sydney
RI-Australia Rancang Kerjasama Investasi di Wilayah Timur -
Kamis, 11/03/2010 17:27 WIB
Pemboikotan DPR atas Sri Mulyani Punya Konsekuensi Berat
Indeks Berita
Selasa, 19/08/2008 07:25 WIB
Chavez Bekukan Anak Usaha Cemex
Nurul Qomariyah - detikFinance

Foto: Reuters
Pemerintah Venezuela selanjutnya akan mengambil kontrol seluruh pabrik dan kantor-kantor yang dimiliki oleh Cemex. Keputusan itu dilakukan setelah Venezuela gagal mencapai kesepakatan untuk melakukan nasionalisasi dengan membeli saham Cemex.
Pemerintah Venezuela menyatakan, mereka gagal mencapai kesepakatan untuk membeli mayoritas saham milik Cemex dan menuding perusahaan semen Meksiko yang mendunia itu minta harga terlalu tinggi.
"Kami mengkalkulasi nilai yang mereka minta karena sudah terlalu tinggi diatas nilai sesungguhnya," ujar Wakil Presiden Ramon Carrizalez seperti dikutip dari Reuters, Selasa (19/8/2008).
Carrizalez menyatakan, Cemex meminta US$ 1,3 miliar untuk unit operasionalnya di Venezuela itu.
Sementara Venezuela juga berniat membeli perusahaan-perusahaan semen lainnya yang beroperasi di negaranya. Venezuela menawar 85% pabrik semen Holcim senilai US$ 552 juta, dan 89% saham anak usaha Lafarge senilai US$ 267 juta.
"Lafarge sedang bekerja untuk melindungi kepentingan pemegang saham dan stafnya sebaik mungkin," jelas juru bicara Lafarge tanpa mau berkomentar lebih jauh. Sementara Holcim dan Cemex belum bersedia memberikan komentar lebih jauh.
Presiden Chavez sejauh ini sudah melakukan nasionalisasi bank milik grup perusahaan Spanyol, Santander. Chavez juga mengusir ExxonMobil dan ConocoPhillips karena kedua perusahaan minyak itu telah menolak untuk menyerahkan 60% saham di ladang minyaknya di Venezuela kepada BUMN minyak Petroleos de Venezuela SA (PDVSA). (qom/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (16 Komentar)
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




