Berita Lain

Indeks Berita



Rabu, 20/08/2008 08:10 WIB
Rupiah Manfaatkan Sentimen Inflasi AS
Irna Gustia - detikFinance


(Foto: Irna-detikFinance)
Jakarta - Rupiah bisa memanfaatkan sentimen inflasi AS yang tinggi untuk mempertahankan posisinya di level positif. Ekonomi AS kembali labil setelah mencatat angka inflasi tertinggi dalam 27 tahun.    

Pada perdagangan valas pukul 07.50 WIB, Rabu (20/8/2008) rupiah ada di level 9.183 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 9.180-9.186 per dolar AS. Posisi rupiah Rabu pagi ini tidak berbeda dengan penutupan Selasa kemarin (19/8/2008) di level 9.183 per dolar AS.

Pelaku pasar melihat ada peluang penguatan rupiah dari memanfaatkan faktor eksternal itu. Investor melihat rupiah harusnya cenderung positif karena investor masih berburu surat utang di Indonesia karena tingkat imbal hasil yang ditawarkan tinggi.

Inflasi AS yang tinggi itu juga membuat mata uang Eropa, euro mengalami rebound setelah beberapa minggu terakhir mengalami tekanan karena kontraksi ekonomi di Uni Eropa.

Pada penutupan perdagangan valas Selasa kemarin, euro menguat ke 1,4783 dolar AS dibanding hari sebelumnya 1,4696 dolar AS. Sedangkan terhadap yen, dolar AS juga terkoreksi ke 109,67 yen dari hari sebelumnya 110,09 yen.    
(ir/ir)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).