Forum Finance
- The market is manipulated... investor1
- Chinese Government Wants ... investor1
- Bernanke Threatens US Eco... investor1
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 03/07/2009 16:12 WIB
IHSG Berubah Arah Raih 9 Poin -
Jumat, 03/07/2009 14:20 WIB
Belanja Modal Jasa Marga Baru Terserap di Bawah 50% -
Jumat, 03/07/2009 13:58 WIB
Pengguna Investor Area Baru 150 Orang -
Jumat, 03/07/2009 13:29 WIB
Bapepam Siap Lempar Wacana Demutualisasi BEI ke Publik -
Jumat, 03/07/2009 13:24 WIB
Kuartal II-2009 Rupiah Terapresiasi 9,99% -
Jumat, 03/07/2009 12:40 WIB
FREN Digugat Global Mediacom
Indeks Berita
Rabu, 20/08/2008 16:09 WIB
Astra Graphia Rampungkan Akuisisi SAT
Indro Bagus SU - detikFinance
Jakarta -
PT Astra Graphia Tbk (ASGR) merampungkan akuisisi 99,99% saham PT SCS Astragraphia Technologies (SAT). Tujuan akuisisi tersebut untuk memfokuskan pada bisnis teknologi informasi (TI).
"Sebagai langkah awal, SAT akan mengambil alih seluruh proyek IT di Astra Group. Itu akan menjadi awal pengembangan usaha SAT. Dari situ saja potensi pendapatannya besar sekali," kata Presiden Direktur ASGR, Lukito Dewandaya, usai RUPSLB di hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (20/8/2008).
Bila melihat banyaknya perusahaan yang berada di bawah Astra Group, dan kebutuhan TI masing-masing, wajar bila perseroan membidik potensi tersebut. Sebab saat ini, proyek TI tersebut belum tergarap secara penuh oleh SAT.
"Saat ini masih dibawah 20 persen, sebab kepemilikan SAT masih terbagi dengan SCS. Nantinya perseroan akan menjadi perusahaan TI di Astra melalui SAT," ujar Lukito.
Sayangnya Lukito enggan membeberkan nilai proyek IT yang bakal diperoleh ASGR dari Astra Group. Nilainya, menurut Lukito bisa mencapai triliunan. Dari usaha grup, ASGR akan merambah ke usaha yang lebih luas. ASGR memang berencana menjadikan SAT sebagai mesin menuju perusahaan besar.
Secara organik, pendapatan SAT sudah akan masuk ke ASGR secara konsolidasi tahun ini. Dengan masuknya SAT pertumbuhan pendapatan perseron diharapkan dapat mencapai lebih dari Rp 1 triliun.
Angka tersebut diperoleh dari pendapatan SAT akhir tahun yang diperkirakan mencapai Rp 400 miliar, sedangkan ASGR pada tengah tahun telah mencapai Rp 307,604 miliar. Pada akhir tahun, pendapatan perseroan diharapkan mencapai Rp800 miliar.
"Secara konsolidasi pendapatan konsolidasi bisa mencapai lebih dari Rp 1 triliun. Sebab, revenue SAT sebesar Rp 400 miliar,seluruhnya masuk ke ASGR," jelas Lukito.
Namun sasaran lebih besar adalah peningkatan pendapatan signifikan ASGR pada 2009. Sebab proyek SAT akan mulai menangani proyek IT yang lebih besar, termasuk pekerjaan IT di Astra Group.
"Semua akan tergantung kesiapan SAT. Tapi, tahun ini beberapa proyek Astra sudah mulai dialihkan ke kami," jelas Lukito.
Sehubungan dengan hal itu, perseroan telah mendapat izin dari para pemegang saham untuk membeli 50,99% saham SAT, yang dimiliki Singapore Computers Systems Limited (SCS), dengan nilai Rp 89,998 miliar. Dengan begitu, ASGR akan menguasai 99,99% saham SAT. Sebelumnya, perseroan hanya memiliki 49% saham SAT.
(dro/qom)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Astra Graphia Rampungkan Akuisisi SAT
Indro Bagus SU - detikFinance
"Sebagai langkah awal, SAT akan mengambil alih seluruh proyek IT di Astra Group. Itu akan menjadi awal pengembangan usaha SAT. Dari situ saja potensi pendapatannya besar sekali," kata Presiden Direktur ASGR, Lukito Dewandaya, usai RUPSLB di hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (20/8/2008).
Bila melihat banyaknya perusahaan yang berada di bawah Astra Group, dan kebutuhan TI masing-masing, wajar bila perseroan membidik potensi tersebut. Sebab saat ini, proyek TI tersebut belum tergarap secara penuh oleh SAT.
"Saat ini masih dibawah 20 persen, sebab kepemilikan SAT masih terbagi dengan SCS. Nantinya perseroan akan menjadi perusahaan TI di Astra melalui SAT," ujar Lukito.
Sayangnya Lukito enggan membeberkan nilai proyek IT yang bakal diperoleh ASGR dari Astra Group. Nilainya, menurut Lukito bisa mencapai triliunan. Dari usaha grup, ASGR akan merambah ke usaha yang lebih luas. ASGR memang berencana menjadikan SAT sebagai mesin menuju perusahaan besar.
Secara organik, pendapatan SAT sudah akan masuk ke ASGR secara konsolidasi tahun ini. Dengan masuknya SAT pertumbuhan pendapatan perseron diharapkan dapat mencapai lebih dari Rp 1 triliun.
Angka tersebut diperoleh dari pendapatan SAT akhir tahun yang diperkirakan mencapai Rp 400 miliar, sedangkan ASGR pada tengah tahun telah mencapai Rp 307,604 miliar. Pada akhir tahun, pendapatan perseroan diharapkan mencapai Rp800 miliar.
"Secara konsolidasi pendapatan konsolidasi bisa mencapai lebih dari Rp 1 triliun. Sebab, revenue SAT sebesar Rp 400 miliar,seluruhnya masuk ke ASGR," jelas Lukito.
Namun sasaran lebih besar adalah peningkatan pendapatan signifikan ASGR pada 2009. Sebab proyek SAT akan mulai menangani proyek IT yang lebih besar, termasuk pekerjaan IT di Astra Group.
"Semua akan tergantung kesiapan SAT. Tapi, tahun ini beberapa proyek Astra sudah mulai dialihkan ke kami," jelas Lukito.
Sehubungan dengan hal itu, perseroan telah mendapat izin dari para pemegang saham untuk membeli 50,99% saham SAT, yang dimiliki Singapore Computers Systems Limited (SCS), dengan nilai Rp 89,998 miliar. Dengan begitu, ASGR akan menguasai 99,99% saham SAT. Sebelumnya, perseroan hanya memiliki 49% saham SAT.
(dro/qom)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
