Berita Lain

Indeks Berita





Rabu, 20/08/2008 17:11 WIB
Rupiah Cemerlang di 9.155/US$
Irna Gustia - detikFinance



(Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Rupiah mencatat penguatan yang signifikan karena investor kembali masuk ke pasar Indonesia melalui pembelian saham dan surat utang. Investor terpikat membeli surat utang Indonesia karena memberikan imbal hasil (yield) yang tinggi.

Pada perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Rabu (20/8/2008) rupiah menguat 28 poin ke posisi 9.155 per dolar AS. Penguatan rupiah ini sudah ditebak pelaku pasar karena memang secara fundamental rupiah memang seharusnya menguat.

Turunnya dolar AS terhadap euro karena melejitnya inflasi AS dalam 27 tahun terakhir, membuat rupiah punya kesempatan untuk menuju zona penguatan.

Sementara mata uang kawasan lainnya ditutup bervariasi dengan kecenderungan menguat terhadap dolar AS seperti dolar Hong Kong menguat 0,01% menjadi 7,8092 dolar AS, won Korea menguat 0,4% menjadi 1.048,75 dolar AS. Sedangkan yen Jepang melemah 0,38% menjadi 110,07 dolar AS.     
(ir/qom)

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518