Forum Finance
- Memahami riba perbankan... JOXZIN
- setujuhkan anda dengan si... Kaisar-Selatan
- Wahana Beramal Jariyah... JOXZIN
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 01/12/2008 15:26 WIB
LPS Akui Kesulitan Tentukan Acuan Kurs di Bank Century -
Senin, 01/12/2008 11:51 WIB
Maybank Tempatkan Manajemen di BII -
Sabtu, 29/11/2008 17:24 WIB
Keputusan Ambil Alih Bank Century Tak Tepat -
Sabtu, 29/11/2008 11:05 WIB
12 Perusahaan Daftar Jadi Agen Penjual Sukuk -
Sabtu, 29/11/2008 10:53 WIB
Aset Negara Rp 13 Triliun Jadi Aset Dasar Sukuk Ritel -
Jumat, 28/11/2008 18:10 WIB
Nasabah Bank Century Keluhkan Deposito Tak Bisa Cair
Indeks Berita
Kamis, 21/08/2008 12:26 WIB
Skandal Rp 500 Juta di DPR
BI: Kalau Kita Tahu, Masak Mau Membiarkan?
Wahyu Daniel - detikFinance

Miranda (Foto: Alih)
"Kita tidak tahu. Kalau kita tahu, masak mau membiarkan," tegas Deputi Gubernur BI Siti Ch Fadjrijah di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (21/8/2008).
Menurut Fadjrijah, Miranda Goeltom kemarin sudah menjelaskan bahwa dirinya tidak tahu menahu mengenai apa yang disampaikan Agus Condro tersebut.
"Pertama, Bu Miranda kan kemarin sudah menjelaskan bahwa Miranda tidak tahu, apalagi kita. Jadi jawabannya adalah seperti yang disebutkan Bu Miranda," imbuhnya lagi.
Seperti diketahui, Agus Condro sudah blak-blakan mengenai pemberian dana itu ke KPK. Aliran dana itu terungkap setelah Agus diminta komentarnya mengenai aliran dana BI ke DPR dengan tersangka Burhanuddin Abdullah, Oey Hoey Tiong dan Rusli Simanjuntak.
"Saya tidak ada tanggapan karena saya memang tidak tahu. Lebih baik ditanyakan kepada mereka yang memberikan pernyataan," kata Miranda kemarin.
(qom/ddn)
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- DPR Harus Kurangi Pemilihan Pejabat Publik
- Skandal Rp 500 Juta di DPR Bisa Ganjal Pemulihan Nama BI
- Skandal Rp 500 Juta di DPR Bisa Coreng Kredibilitas BI
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
