Forum Finance
- Memahami riba perbankan... JOXZIN
- setujuhkan anda dengan si... Kaisar-Selatan
- Wahana Beramal Jariyah... JOXZIN
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 01/12/2008 17:41 WIB
Penurunan Ekspor ke AS dan China Paling Anjlok -
Senin, 01/12/2008 16:38 WIB
Belanja Iklan Anjlok Ancam Industri Media Massa -
Senin, 01/12/2008 16:14 WIB
Target 7 Juta Turis 'Visit Indonesia Year 2008' Sulit Tercapai -
Senin, 01/12/2008 15:45 WIB
Harga BBM Shell Semurah Pertamax -
Senin, 01/12/2008 15:18 WIB
Industri Alat Musik Masih Aman dari PHK -
Senin, 01/12/2008 14:55 WIB
Penumpang Kapal Melonjak 39% Selama Oktober
Indeks Berita
Jumat, 22/08/2008 06:39 WIB
Minyak Meroket Lagi ke US$ 122
Nurul Qomariyah - detikFinance

Foto: Reuters
Pada perdagangan Kamis (21/8/2008), kontrak utama untuk minyak jenis light pengiriman Oktober sempat melonjak hingga 6 dolar ke level US$ 122,04 per barel. Namun kontrak ini akhirnya ditutup naik 5,62 dolar ke level US$ 121,18 per barel.
Minyak jenis Brent pengiriman Oktober juga sempat melonjak ke level tertingginya dalam dua pekan di US$ 120,93 per barel. Kontrak ini ditutup melonjak 5,80 dolar ke level US$ 120,16 per barel.
"Harga terus melonjak karena meningkatnya tensi geopolitik baru antara AS dan Rusia," ujar analis dari Barclays Capital seperti dikutip dari AFP, Jumat (22/8/2008).
"Kontrak minyak mentah kembali naik menyusul penurunan yang terjadi kemarin akibat melemahnya dolar dan kekhawatiran masalah geopolitik," ujar analis dari Sucdem, Andrey Kryuchenkov.
Sentimen negatif lainnya adalah keluarnya data dari Departemen Energi AS yang melaporkan cadangan bensin AS merosot hingga 6,2 juta barel pada pekan lalu. Padahal pasar hanya berekspektasi penurunan sebesar 2,4 juta barel.
Wall Street Menguat Terbatas
Sementara saham-saham di AS ditutup naik terbatas setelah kenaikan harga minyak tersebut. Saham-saham bergerak maju mundur karena bertambahnya kekhawatiran belanja konsumen akan melemah akibat naiknya lagi harga minyak.
Indeks Dow Jones ditutup naik 11,64 poin (0,10%) ke level 11.429,07, Nasdaq turun 9,38 poin (0,39%) ke level 2.379,70 dan S&P naik 2,94 poin (0,23%) ke level 1.277,48.
(qom/qom)
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- Minyak Turun ke US$ 112, Wall Street melorot Lagi
- Minyak Naik ke US$ 115
- Harga Minyak Susut ke US$ 113
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
