Forum Finance
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Bukan Kampanye Politik : ... Realistis
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 13/11/2008 13:22 WIB
Teman Satu Sekolah, Dirut Garuda Lupa Wajah Obama -
Kamis, 13/11/2008 11:34 WIB
Mittal Bukan Lagi Orang Terkaya -
Kamis, 06/11/2008 19:27 WIB
Sofyan Djalil, Si Spesialis Menkeu Ad Interim -
Jumat, 31/10/2008 11:17 WIB
Sri Mulyani Terinspirasi Spiderman -
Kamis, 30/10/2008 22:39 WIB
Sri Mulyani, 2 Penghargaan di Tengah Berbagai Ujian -
Minggu, 26/10/2008 14:37 WIB
Purnomo Kewalahan Hadapi Anak-anak
Indeks Berita
Selasa, 26/08/2008 15:19 WIB
Menkeu Haramkan Kompromi Pengelolaan Utang
Wahyu Daniel - detikFinance

Foto: Wahyu Daniel/detikFinance
Hal tersebut disampaikan dalam pidatonya saat peluncuran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (26/8/2008).
"Sukuk kan tidak terlepas dari pengelolaan APBN, termasuk di dalamnya defisit. Belanja negara belum sepenuhnya dapat dibiayai oleh pembiayaan yang berasal dari penerimaan negara. Oleh karena itu, defisit APBN perlu terus menerus dikelola dan jumlahnya harus terus kita jaga," urainya.
Bila perlu, lanjut Sri Mulyani, pemerintah akan mengolah baik dari sisi jumlah nominalnya, komposisi dari jatuh temponya, biayanya dan berbagai risiko lain seperti suku bunga maupun nilai tukar terkait dengan instrumen pemerintah di luar negeri.
"Pengelolaan ini suatu amanat yang harus dikelola oleh seluruh jajaran irjen pengelolaan utang yang prosesnya tidak boleh dikompromikan. Saya harap seluruh jajaran Ditjen Pengeloan utang dari mulai dari pak Dirjennya sampai tukang sapunya semuanya tidak pernah terlibat dengan perbuatan yang corruptive yang akan menghancurkan kepercayaan," tegasnya.
"Tidak hanya pada oknum-oknum itu, tapi juga keseluruhan jajaran Depkeu. Tugas seluruh instansi yang berhubungan apakah itu underwriter-nya, atau konsultannya, saya tidak menginginkan sikap yang sama karena kepercayaan kepada seluruh proses akan terefleksikan dalam instrumen itu sendiri," imbuhnya.
(qom/ir)
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga :
- Mendiknas Nyaris Pingsan Karena Anggaran Pendidikan 20%
- Bos Pura Group Takut Sombong
- Ani Yudhoyono Jadi Tokoh Penggerak Keuangan Mikro RI
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
