Forum Finance
- [info]deposito standard c... StanChart
- Apa yang menyebabkan kris... OmniScience
- Kapan upiah menguat????... fuajuar
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Minggu, 16/11/2008 11:40 WIB
Memulai Usaha dengan Rp 100.000 -
Minggu, 09/11/2008 11:28 WIB
Laundry Jimbo Bidik Anak Kost Hingga Rumah Tangga -
Minggu, 02/11/2008 11:30 WIB
Peluang Emas Usaha Sablon di Musim Pemilu -
Selasa, 28/10/2008 09:34 WIB
Bengkel Motor Satu Atap -
Jumat, 24/10/2008 15:48 WIB
Waralaba, Usaha Alternatif Kala Krisis -
Jumat, 17/10/2008 17:50 WIB
Redupnya Primadona Kelom Geulis
Indeks Berita
Selasa, 26/08/2008 18:29 WIB
Peluang Pasar Sutera
Suhendra - detikFinance

Foto: Suhendra-detikFinance
Acara yang memamerkan berbagai produk sutera seperti tenun sutera, produk bordir sutera, batik dan lainnya, dimulai dari tanggal 26-29 Agustus 2008. Selain banyak memiliki banyak pilihan, anda akan mendapatkan harga yang cukup miring.
Misalnya booth Dewi Sinta menjual tenun ikat ukuran 2,5 meter dijual Rp 87.000, sedangkan untuk setelan sutera dijual Rp 280.000 ukuran 2,5 meter dengan 3 corak.
"Permintaan tenun ikat lumayan bagus buat seragam pemda dari permintaan Bali dan Jepara," kata Debi Nugroho pemilik Dewi Shinta kepada detikFinance, Selasa (26/8/2008).
Sedangkan Manto salah satu penjaga booth DS 30 mengatakan sekarang ini permintaan sutera cukup bagus meskipun harganya cukup mahal.
Misalnya saja untuk sutera murni yang sudah diberikan pewarnaan harganya bisa mencapai Rp 325.000 per meter (sutera alat tenun bukan mesin).
Sementara itu dalam sambutannya saat membuka pameran sutera, Menteri Perindustrian Fahmi Idris mengatakan bahwa sutera merupakan produk yang berpotensi menjadi unggulan Indonesia, mengingat negara-negara kompetitor produk sutera seperti Jepang dan Korea Selatan mengalami krisis efisiensi dalam hal tenaga kerja.
Ia menambahkan bidang usaha budidaya ulat sutera nasional setiap tahunnya mencapai 250 ton dengan setelah diproses menjadi benang mencapai 31,25 ton benang sutera, kapasitas produksi industri pemintalan benang sutera mencapai 87,5 ton per tahun.
Hal ini menjadi, lanjut Fahmi, potensi yang besar dari sisi tenaga kerja, pendapatan devisa dan lain-lain.
"Permintaan benang sutera terus meningkat sejalan dengan peningkatan pendapatan, perkembangan dunia mode, diversifikasi produk bahan baku sutera," kata Fahmi.
(hen/ddn)
Baca juga :
- Raja Motor, Mewaralabakan Pernak-pernik Sepeda Motor
- Ternak Uang dari Kelinci
- Utak-atik Laba di Mainan Anak
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
