Forum Finance
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Bukan Kampanye Politik : ... Realistis
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 21/11/2008 10:15 WIB
BI: Bank Century Kasuistis, Kondisi Perbankan Nasional Stabil -
Jumat, 21/11/2008 10:04 WIB
Sinar Mas Tetap Lanjutkan Proses Akuisisi Bank Century -
Jumat, 21/11/2008 09:51 WIB
BI: Akuisisi Bank Century oleh Sinar Mas Batal -
Jumat, 21/11/2008 09:36 WIB
Pejabat Bank Mandiri Ditunjuk Jadi Dirut Baru Bank Century -
Jumat, 21/11/2008 09:32 WIB
Operasional Bank Century Dihentikan Sementara -
Jumat, 21/11/2008 09:23 WIB
Pemerintah Ambil Alih Bank Century
Indeks Berita
Kamis, 28/08/2008 07:13 WIB
BI: Suku Bunga Deposito Terlalu Tinggi Kurang Baik
Wahyu Daniel - detikFinance

Foto: Wahyu Daniel/detikfinance
"Saya kira biar bank yang menentukan. Kalau terlalu tinggi kurang baik, tapi kalau tidak disesuaikan likuiditas ya macet," jelas Gubernur BI Boediono ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2008).
Boediono mengaku bisa mengerti keputusan perbankan untuk menaikkan suku bunga depositonya agar perbankan dapat menyerap dana masyarakat untuk mengimbangi pertumbuhan kredit yang cukup besar.
"Mereka membutuhkan dana, tapi dana ini juga kan untuk kredit. Jadi kredit sekarang
pertumbuhannya sudah 35%, mereka harus menyesuaikan dengan itu, antara kredit dengan kemampuannya," katanya.
Terkait dengan ketatnya likuiditas, Boediono menyatakan bahwa praktek ini juga terjadi disejumlah negara namun harus tetap diwaspadai.
"Kondisi likuiditas suatu negara dalam lingkup globalisasi ini tergantung dari masing-masing, termasuk aliran modal yang keluar masuk dan sekarang ini banyak likuiditas yang keluar masuk. Tapi kalau keluar akan makin ketat, ini tergantung pada situasi finansial global. Jadi kita tidak bisa lepas dari hal semacam itu, kita harus waspadai, kita jangan lalu melawan arus terlalu banyak dengan perkembangan global," tuturnya.
(dnl/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Boediono Janji Perbaiki Terus Citra BI
- Hentikan Kenaikan BI Rate
- Jika Terbukti Menyuap, Miranda Goeltom Harus Dicopot
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
