Berita Lain

Indeks Berita





Kamis, 28/08/2008 07:13 WIB
BI: Suku Bunga Deposito Terlalu Tinggi Kurang Baik
Wahyu Daniel - detikFinance



Foto: Wahyu Daniel/detikfinance
Jakarta - Bank Indonesia mengaku tidak akan turut campur atas keputusan sejumlah bank yang menaikkan suku bunga deposito sedemikian tinggi. Namun BI tetap meminta kenaikan suku bunga itu tidak terlalu tinggi.

"Saya kira biar bank yang menentukan. Kalau terlalu tinggi kurang baik, tapi kalau tidak disesuaikan likuiditas ya macet," jelas Gubernur BI Boediono ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2008).

Boediono mengaku bisa mengerti keputusan perbankan untuk menaikkan suku bunga depositonya agar perbankan dapat menyerap dana masyarakat untuk mengimbangi pertumbuhan kredit yang cukup besar.

"Mereka membutuhkan dana, tapi dana ini juga kan untuk kredit. Jadi kredit sekarang
pertumbuhannya sudah 35%, mereka harus menyesuaikan dengan itu, antara kredit dengan kemampuannya," katanya.

Terkait dengan ketatnya likuiditas, Boediono menyatakan bahwa praktek ini juga terjadi disejumlah negara namun harus tetap diwaspadai.

"Kondisi likuiditas suatu negara dalam lingkup globalisasi ini tergantung dari masing-masing, termasuk aliran modal yang keluar masuk dan sekarang ini banyak likuiditas yang keluar masuk. Tapi kalau keluar akan makin ketat, ini tergantung pada situasi finansial global. Jadi kita tidak bisa lepas dari hal semacam itu, kita harus waspadai, kita jangan lalu melawan arus terlalu banyak dengan perkembangan global," tuturnya.

(dnl/qom)
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518