Forum Finance
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Bukan Kampanye Politik : ... Realistis
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 21/11/2008 12:45 WIB
Kasus Bank Century Berisiko Sistemik -
Jumat, 21/11/2008 11:40 WIB
Pengambilalihan Bank Century Kasus Pertama Setelah Krisis -
Jumat, 21/11/2008 11:30 WIB
Kondisi Perbankan Diharap Segera Pulih Setelah Kasus Bank Century -
Jumat, 21/11/2008 11:20 WIB
Nasabah Sayangkan Kondisi Bank Century Ditutup-tutupi -
Jumat, 21/11/2008 11:15 WIB
Pengambilalihan Bank Century oleh LPS Dinilai Janggal -
Jumat, 21/11/2008 11:02 WIB
Bank Century Bagi-bagi Rilis ke Nasabah
Indeks Berita
Kamis, 28/08/2008 12:59 WIB
ORI Tak Laku Karena Ada Deposito Berbunga Hingga 12%
Wahyu Daniel - detikFinance

Namun Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto mengingatkan, perang suku bunga deposito ini beresiko bagi nasabah. Menurutnya, perang suku bunga yang terjadi saat ini memang akibat seretnya likuiditas, sehingga perbankan berlomba-lomba menawarkan suku bunga menarik untuk menyerap dana dari masyarakat.
"Sebagai contoh, ada informasi bahwa beberapa bank menawarkan deposito untuk Rp 5 miliar dan jangka waktu 6 bulan dengan bunga 12%, sementara ORI005 memberikan kupon 11.45% untuk 5 tahun. Tingkat bunga penjaminan LPS 8,75%. Siapa yg dirugikan? Nasabah bank. Karena jika bank collapse hanya Rp100 juta yang dijamin. Tapi karena bunga deposito 12% sedangkan bunga penjaminan LPS hanya 8,75%, maka seluruh depositonya, berapapun jumlahnya akan hilang," urai Rahmat kepada detikFinance, Kamis (28/8/2008).
Dilanjutkannya, jika bank-bank kesulitan karena kredit macet maka perbankan akan meminta Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek dari Bank Indonesia. "Dan akhirnya minta pembiayaan darurat dari APBN melalui penerbitan SUN," imbuh Rahmat.
Sementara menurut Rahmat, instrumen ORI005 masih menjadi alternatif bagi masyarakat untuk berinvestasi aman karena dijamin penuh oleh pemerintah.
Ia menambahkan, ORI005 akan memberikan keuntungan kepada investor mengingat dalam 5 tahun mendatang bunga akan turun karena pemerintah dan BI akan mati-matian mengelola inflasi. '
"Coba lihat dalam asumsi RAPBN 2009, inflasi akan turun, nilai tukar rupiah menguat, bunga turun dan akibatnya harga-harga SUN/ORI005 akan naik. Jadi, perang bunga deposito dapat berakibat hancurnya kepercayaan masyarakat kepada sektor perbankan," paparnya.
Rahmat mengakui bahwa hingga 9 hari masa penawaran, jumlah pesanan ORI005 belum juga menggembirakan karena agen penjual belum maksimal kinerjanya.
"Agen penjualnya banyak yang belum optimal kerjanya. Padahal bunga efektif ORI005 sebenarnya di atas 12% karena dibayarkan bulanan. Agen tidak menjelaskan hal ini," pungkasnya.
(dnl/qom)
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- Masih Seret, Pemesanan ORI005 Baru Rp 2,788 Triliun
- ORI005 Kalah Saing dengan Deposito
- Agen Penjual Kurang Maksimal, Pesanan ORI Baru Rp 1,8 Triliun
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
