Berita Lain

Indeks Berita





Kamis, 28/08/2008 17:27 WIB
Tim Negosiasi Tangguh Bebas Konflik Kepentingan
Anwar Khumaini - detikFinance



Foto: Wahyu-detikFinance
Jakarta - Pemerintah akan segera membentuk tim negosiasi kontrak gas LNG Lapangan Tangguh Papua. Tim kecil ini dibentuk berdasarkan integritas dan bebas konflik kepentingan.

Hal tersebut disampaikan Menko Perekonomian sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani usai rapat paripurna kabinet di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (28/8/2008).

"Kita akan memilih tim nama-nama tim terlalu banyak, tapi yang paling penting kriterianya yang disebutkan Presiden, punya integritas dan tidak punya conflict of interest. Kita pikir berdasarkan CV, reputasi pengalaman mereka," ujarnya.

Nantinya tim ini akan bertanggung jawab kepada Presiden mengenai langkah-langkah dan rencana kerja tim dalam melakukan negosiasi kontrak yang dinilai merugikan itu.

"Terutama setting pada saat itu, dan juga benchmark terhadap kontak yang ada di Indonesia maupun yang ada di seluruh dunia agar kita mempunyai argumen yang kuat dan logis mengenai kenapa sebuah agreement bisa dicapai," ujarnya.

Sri Mulyani menjamin tim ini akan bekerja transparan sehingga masyarakat bisa melihat alur dari pertimbangan negosiasi yang dilakukan pemerintah.(ddn/ir)
Komentar terkini (4 Komentar)

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518