Forum Finance
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Bukan Kampanye Politik : ... Realistis
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 20/11/2008 21:39 WIB
Rencana Ekspansi PKT Terhambat -
Kamis, 20/11/2008 21:34 WIB
Minyak Anjlok di Bawah US$ 50 -
Kamis, 20/11/2008 19:05 WIB
Pasokan Pupuk Urea PKT Aman -
Kamis, 20/11/2008 18:55 WIB
RI Siap Ekspor Gula di 2009 -
Kamis, 20/11/2008 17:16 WIB
300.000 Pelanggan PLN di Kaltim Byar Pet Akibat Krisis Gas -
Kamis, 20/11/2008 16:37 WIB
13.000 Karyawan Masuk Daftar Tunggu PHK
Indeks Berita
Jumat, 29/08/2008 08:04 WIB
Berkat Komoditas, Permintaan Mobil dari Luar Jawa Kian Deras
Suhendra - detikFinance

Foto: Irna Gustua/detikcom
Permintaan mobil dari luar Jawa terutama didominasi oleh permintaan jenis-jenis mobil komersial.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto
dalam acara workshop wartawan industri diselenggarakan oleh PT Astra International di Ciater, Subang, Jawa Barat, Kamis malam(28/8/2008).
"Sedan dan hatchback di Jakarta tahun 2006 masih 44,%, pada Juli 2008 sudah turun 40,8%, MPV dan SUV di Jakarta pada tahun 2006 33,% sekarang sama, di luar Jawa bisa 68%," kata Joko.
Dikatakan Joko untuk jenis komersial banyak mengalami perubahan, misalnya pada tahun 2006 masih sebesar 17% untuk wilayah Jakarta termasuk Jawa, sekarang ini hanya 15%, sedangkan untuk luar Jawa dari 42% pada 2006 pada pertengahan 2008 sudah mencapai 47%.
"Ini membuktikan kalau kontribusi ekonomi cukup mendorong, terutama banyak di luar Jawa, sehingga pasar terus menyebar," kata Joko.
Sementara itu GM Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia Agustinus Indraputra mengatakan bahwa sekarang ini Isuzu akan fokus pada segmen komersial, meskipun segmen penumpang (panther diesel) akan tetap dipertahankan.
Kebijakan ini sebagai bagian komitmen Isuzu untuk fokus di segmen komersial yang selama ini dikuasainya, selain itu faktor derasnya permintaan mobil komersial di luar Jawa menjadi kesempatan baik bagi Isuzu untuk memantapkan posisinya dimobil komersial.
"Kita ada juga program khusus di luar Jawa, kita terus mempersiapkan program khusus diluar jawa," katanya.
Misalnya ia mencontohkan posisi penjualan Panther tahun 2007 lalu masih 60% dari total penjualan sedangkan komersial hanya 40%, pada tahun ini posisinya sudah berimbang 50:50 antara komersial dengan penumpang.
"Tahun depan kita targetkan bisa terbalik 40% penumpang dan 60% komersial," katanya.(hen/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Produsen Mobil Eropa Tuntut EPA RI-Eropa
- New Kijang Innova Terbaru Meluncur
- Pameran Mobil Klasik Kembali Digelar
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
