Forum Finance
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Bukan Kampanye Politik : ... Realistis
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 21/11/2008 09:14 WIB
Alfamart Go Public Januari 2009 -
Jumat, 21/11/2008 08:27 WIB
Indosat Cairkan Seluruh Pinjaman Sindikasi US$ 450 Juta -
Jumat, 21/11/2008 08:03 WIB
Rupiah Pagi Turun ke 12.200/US$ -
Jumat, 21/11/2008 07:35 WIB
IHSG dalam Zona Buruk -
Jumat, 21/11/2008 06:55 WIB
Dow Jones Tumbang 444 Poin, S&P Terendah dalam 13 Tahun -
Kamis, 20/11/2008 21:58 WIB
Pangeran Alwaleed Suntik Citigroup
Indeks Berita
Jumat, 29/08/2008 08:58 WIB
Gerak IHSG Masih Bisa Maju
Irna Gustia - detikFinance
(Foto: Indro-detikFinance)
Pada perdagangan saham Jumat (29/8/2008) IHSG diprediksi bisa mempertahankan tren bullish meski masih dibayangi sepinya transaksi.
Namun turunnya harga minyak di New York 2,56 dolar ke level US$ 115,59 per barel bisa menjadi gangguan karena imbasnya terhadap saham-saham komoditas. Turunnya harga minyak karena para pialang berspekulasi bahwa badai Gustav tidak berdampak signifikan pada produksi di Teluk Meksiko
Akibat turunnya harga minyak saham di Wall Street juga menguat ditambah adanya sentimen data pertumbuhan ekonomi. Data yang dirilis pemerintah menunjukkan bahwa ekspor telah membantu pertumbuhan ekonomi AS yang mencapai 3,3% selama kuartal II. Angka itu lebih tinggi dari perkiraan analis sebesar 1,9% dan perbaikan dari data pada kuartal I yang hanya 0,9%.
Indeks Dow Jones pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS (28/8/2008) akhirnya ditutup naik 212,67 poin (1,85%) ke level 11.715,18, Nasdaq naik 29,18 poin (1,22%) ke level 2.411,64 dan S&P naik 19,02 poin (1,48%) ke level 1.300,68.
Sementara pada penutupan perdagangan saham Kamis kemarin (28/8/2009) IHSG naik 13,785 poin (0,65%) menjadi 2.144,848.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Indeks menguat 13 poin keposisi 2.144 dan sempat break di 2.150 ditunjang bertambahnya nilai transaksi walaupun masih jauh dari rata-rata normal harian. Dari indikator MA mulai mendekati terjadinya golden cross yang menandakan bullish trend menuju level 2.200. Indeks berpeluang menguat kembali di dorong rilis laporan keuangan dikisaran 2.130-2.170 dengan pilihan saham: SMCB, BUMI, MEDC, UNSP dan INDF.
(ir/ir)
Baca juga :
Informasi Pemasangan Iklan:hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
