Forum Finance
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Bukan Kampanye Politik : ... Realistis
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 21/11/2008 07:04 WIB
Ekonomi RI akan Melambat, Hanya Tumbuh 4,84% di 2009 -
Kamis, 20/11/2008 21:39 WIB
Rencana Ekspansi PKT Terhambat -
Kamis, 20/11/2008 21:34 WIB
Minyak Anjlok di Bawah US$ 50 -
Kamis, 20/11/2008 19:05 WIB
Pasokan Pupuk Urea PKT Aman -
Kamis, 20/11/2008 18:55 WIB
RI Siap Ekspor Gula di 2009 -
Kamis, 20/11/2008 17:16 WIB
300.000 Pelanggan PLN di Kaltim Byar Pet Akibat Krisis Gas
Indeks Berita
Jumat, 29/08/2008 18:30 WIB
Pasar Murah Digelar Saat Puasa
Wahyu Daniel - detikFinance

Foto: Suhendra-detikFinance
Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Mari Perdagangan usai rapat koordinasi persiapan lebaran di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (29/8/2008).
"Kita akan lakukan pasar murah selama puasa dan menjelang lebaran bekerja sama dengan Pemda," ujarnya.
Selain itu pemerintah juga akan melakukan penertiban pungutan liar untuk mengurangi biaya transaksi.
Mari memprediksi permintaan bahan makanan menjelang lebaran dan puasa biasanya mengalami kenaikan 10-20 persen.
Misalnya harga daging ayam naik 4-6 persen, daging sapi naik 3 persen, telur ayam naik 2 persen.
Namun meski ada kenaikan permintaan, stok masih cukup, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. "Pasokan bahan pokok aman tidak ada masalah, stok cukup, sampai akhir tahun sejumlah stok pangan lebih dari cukup," ujarnya.
Pada akhir Agustus stok beras mencapai 8,2 juta ton cukup 3 bulan di gudang Bulog. Stok ini di luar cadangan di pasar. Sedangkan stok gula pasir mencapai 1,2 juta ton.
Depdag juga mencatat adanya harga barang yang mengalami penurunan yakni minyak goreng turun 11 persen seiring dengan penurunan harga CPO. Harga cabai merah, cabai rawit, bawang merah turun 10-11 persen.
Depdag juga menyediakan posko bahan pokok yang bisa dihubungi di 021 3858210/081389285105.(ddn/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- 26 Daerah di Jateng Kekeringan, Produksi Pangan Aman
- BUMN akan Beri Subsidi Bunga 3% untuk Pangan
- Subsidi Pangan di 2009 Naik Jadi Rp 20 Triliun
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
