Forum Finance
- [info]deposito standard c... StanChart
- Apa yang menyebabkan kris... OmniScience
- Kapan upiah menguat????... fuajuar
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 04/12/2008 01:52 WIB
Uni Eropa Larang Impor Susu Asal Cina -
Kamis, 04/12/2008 00:25 WIB
Pemanjat Tower di Solo Akhirnya Tewas Setelah Terjun Bebas -
Kamis, 04/12/2008 00:14 WIB
Andri Masih Bertahan di Atas Tower Radio JPI Solo -
Rabu, 03/12/2008 23:23 WIB
Pakar Pangan Tantang KPU untuk Audit -
Rabu, 03/12/2008 23:09 WIB
Jika Ingkari Janji, PT Lapindo Akan Dikenai Sanksi -
Rabu, 03/12/2008 22:30 WIB
Membunuh Teman, Dua Remaja Asal Demak Ditangkap
Indeks Berita
Sabtu, 30/08/2008 02:25 WIB
Dugaan Salah Tangkap
Kalau Keliru Lagi, Polisi Bisa Jadi Bahan Tertawaan
Ken Yunita - detikFinance
"Kalau keliru lagi, bukan saja bisa menjadi bahan tertawaan tapi juga menjadi kendala serius bagi Polri dalam menegakkan hukum," kata Juru Bicara Komite Bangkit Indonesia (KBI) Adhir M Massardi dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (30/8/2008).
Adhie menilai, banyak kekeliruan yang dilakukan polisi disebabkan kurang sempurnanya proses reformasi di tubuh Polri. Jadi, kata Adhie, hingga hari ini, Polri belum sanggup meningkatkan profesionalismenya.
"Ini akibat sistem suksesi kepemimpinan di Polri yang masih bersandar pada penguasa (Presiden), dan belum berjalannya sistem suksesi internal, membuat persaingan di pucuk pimpinan Polri berdampak ke bawah. Polri belum punya sistem seperti di TNI dengan Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) yang relatif otonom," ujar Adhie.
Adhie yang pernah diperiksa tiga kali di Bareskrim Mabes Polri sebagai saksi dalam kasus Ferry Juliantono ini menilai, adanya 'tangan-tangan kekuasaan' yang menyetir.(ken/ken)
Baca juga :
- Polri: Pengakuan Ryan Soal Asrori Janggal, Mungkin Bohong
- Misteri Korban Ryan
Korban Salah Tangkap Kasus Asrori Bisa Minta Ganti Rugi - Misteri Asrori
Kejati Jatim Tidak Akan Bentuk Tim Khusus
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
