Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:27 WIB
Obligasi Oto Multiartha Senilai Rp 600 Miliar Sandang Peringkat AA- -
Selasa, 09/02/2010 15:37 WIB
Penjualan Batubara Adaro Naik Tipis 0,73% di 2009 -
Selasa, 09/02/2010 15:18 WIB
DPR Tolak IPO BUMN Perkebunan -
Selasa, 09/02/2010 15:10 WIB
WIKA Likuidasi Anak Usaha -
Selasa, 09/02/2010 14:51 WIB
Luncurkan Online Trading, Danareksa Incar Investor Ritel -
Selasa, 09/02/2010 14:06 WIB
Jasa Marga Incar 2 Ruas Tol Terbengkalai
Indeks Berita
Rabu, 03/09/2008 15:08 WIB
Pejabat Bapepam Bantah Terima Suap
- detikFinance

Foto: Wahyu-detikFinance
Hal tersebut disampaikan Arif Baharuddin ketika dihubungi detikFinance, Rabu (3/9/2008).
"Tidak benar kalau saya dibilang kongkalikong, malah saya sampai dibilang menerima uang, sampai saya bawa truk atau pick up, jadi jangan pun Rp 1 miliar, seperak pun tidak ada aliran dana yang saya terima," ujarnya.
Dia juga membantah memperlambat pergantian direksi hasil RUPS pada bulan Juni lalu. Menurutnya dalam pergantian direksi di Bapepam harus melalui serangkaian proses.
"Kan harus ada fit and proper test, jadi tidak sekedar ketemu tatap muka dan wawancara saja, tapi kan harus ada dokumen pendukung untuk mengetahui mengenai profil direksi tersebut," ujarnya.
Diakuinya EPS pernah diperiksa oleh Bapepam, dan banyak kekurangan yang ditemukan oleh Bapepam.
"Dan kita kasih waktu supaya kita perbaiki, karena belum diperbaiki di-extended waktunya supaya diperbaiki, kita extend beberapa kali, dan karena tidak diperbaiki juga maka kita suspend, kan begitu SOPnya, jadi salah kalau kita dinilai terlalu cepat," ujarnya.
Dia juga mengatakan setiap tindakannya atas nama Bapepam dan bukan atas nama pribadi.
"Saya ini kan pejabat Bapepam jadi saya bekerja atas nama institusi jadi saya bertindak sebagai Kepala Biro Transaksi Eefek jadi atas nama Bapepam dan tidak pernah bertindak sendiri," ujarnya.
Arif sudah dua kali dilaporkan ke Mabes Polri oleh Komisaris Utama EPS Rudi Rusli. Arif pun siap memenuhi panggilan polisi jika dipanggil.
"Kalau dipanggil polisi saya akan hadir," ujarnya. (/)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- Mantan Dirut Eurocapital Dilaporkan ke Polisi
- Eurocapital Cuci Tangan Kasus Rudi Rusli vs Bapepam
- Pejabat Bapepam Bantah Terima Suap Suspensi EPS
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



