Berita Lain

Indeks Berita





Kamis, 04/09/2008 17:20 WIB
Cadangan Devisa Turun US$ 2 Miliar
Alih Istik Wahyuni - detikFinance



Foto: Alih Istik/detikFinance
Jakarta - Cadangan devisa Indonesia untuk posisi per akhir Agustus mencapai US$ 58,4 miliar atau berarti turun hingga US$ 2,163 miliar dibandingkan cadangan devisa per akhir Juli yang sempat menembus US$ 60 miliar.

"Diantaranya untuk stabilisasi rupiah dan membayar utang, yang terakhir untuk kepentingan membayar Haji " ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (4/9/2008).

Pada akhir Juli lalu, cadangan devisa Indonesia untuk pertama kalinya menembus US$ 60 miliar, tepatnya US$ 60,563 miliar, setara dengan 4,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Cadangan devisa US$ 60,56 miliar itu berarti lebih besar US$ 1,11 miliar dibandingkan cadangan devisa sebulan sebelumnya yang mencapai US$ 59,453 miliar.

Budi juga menegaskan, penurunan cadangan devisa ini sama sekali tak terkait dengan defisit neraca perdagangan pada Juli 2008.

"Itu hal yang berbeda, cadangan devisa adalah aset luar negeri yang dimiliki oleh BI dan pemerintah, sedangkan neraca perdagangan adalah transaksi yang dilakukan pelaku ekonomi," jelas Budi. (qom/ir)
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518