Forum Finance
- [info]deposito standard c... StanChart
- Apa yang menyebabkan kris... OmniScience
- Kapan upiah menguat????... fuajuar
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Rabu, 03/12/2008 18:24 WIB
Bank Mandiri Nobatkan 6 Wirausaha Muda Mandiri -
Rabu, 03/12/2008 16:50 WIB
Mandiri Pilih Buka Cabang Sendiri Ketimbang Akuisisi Bank Century -
Rabu, 03/12/2008 16:13 WIB
Bank Mandiri Tahan Seluruh Kredit ke BPR -
Rabu, 03/12/2008 15:53 WIB
Jamsostek Tambah Porsi Investasi Deposito 2009 -
Rabu, 03/12/2008 15:30 WIB
Jamsostek Minta Pencairan Klaim Jadi Satu Bulan -
Rabu, 03/12/2008 14:49 WIB
Suntik Century, Aset LPS Tidak Turun
Indeks Berita
Jumat, 05/09/2008 09:02 WIB
BI Rate Naik, Saatnya Bank Cari Deposan
Alih Istik Wahyuni - detikFinance

(Foto: Wahyu-detikFinance)
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Muliaman Hadad mengatakan untuk kredit saat ini pertumbuhannya sudah cukup, tapi sebaliknya dana deposan malah turun.
"Kebijakan (BI Rate) ini sudah normal, tentu saja saya pikir respons yang paling cepat dilakukan bank ya menaikan tingkat suku bunganya," kata Muliaman di gedung depkeu, Jakarta, Kamis malam (5/9/2008).
Muliaman mengatakan saat ini likuiditas emang agak ketat. Dengan kenaikan BI Rate diharapkan bank bisa lebih leluasa menawarkan suku bunga yang lebih tinggi agar bisa menyedot dana masyarakat.
"Pertumbuhan kredit sudah cukup, tapi depositonya turun, jadi ada kebutuhan dari bank-bank dan saya pikir dalam waktu-waktu ini memang kebutuhan itu cukup banyak," katanya.
BI mencatat pertumbuhan kredit hingga akhir Agustus 2008 mencapai 35% padahal target BI sepanjang tahun ini sebesar 24%. Menurut Muliaman peningkatan kredit ini adalah untuk modal kerja atau kredit dagang sehingga ada aktivitas ekonomi.
Diakui Muliaman, saat ini perbankan dihadapkan dengan pilihan apakah permintaan terhadap kredit tetap tinggi, apakah kredit itu memang sudah dikomitmenkan sejak lama. Kalau sudah komitmen sejak lama, ada kewajiban bank untuk memenuhi.
"Kalau dia harus memenuhi, kan dia harus cari likuiditasnya juga. Jadi saya kira karena ada kebutuhan saja," katanya.
Sementara kinerja perbankan sejauh ini menurut Muliaman cukup sehat dengan rasio kredit macet (NPL) yang menurun, rasio dana terhadap kredit atau LDR meningkat serta permintaan terhadap kredit yang masih tinggi. (ir/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- BI Juga Naikkan Fasbi
- BI: Eksekusi Pencairan GWM 3 Bank Harus oleh Pemilik Bank
- Suku Bunga Kredit Siap Naik
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
