Forum Finance
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Bukan Kampanye Politik : ... Realistis
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 21/11/2008 10:20 WIB
BI Pastikan Terus Jaga Rupiah -
Jumat, 21/11/2008 09:58 WIB
Saham BUMI Melorot ke Rp 710 -
Jumat, 21/11/2008 09:38 WIB
Saham Bank Century Langsung Disuspensi -
Jumat, 21/11/2008 09:14 WIB
Alfamart Go Public Januari 2009 -
Jumat, 21/11/2008 08:27 WIB
Indosat Cairkan Seluruh Pinjaman Sindikasi US$ 450 Juta -
Jumat, 21/11/2008 08:03 WIB
Rupiah Pagi Turun ke 12.200/US$
Indeks Berita
Jumat, 05/09/2008 13:42 WIB
BI: Pelemahan Rupiah Tidak Ada Masalah
Indro Bagus SU - detikFinance

(Foto: Indro-detikFinance)
"Ini memang gejala global, mata uang dolar menguat terhadap semua mata uang di dunia. Rupiah mengalami pelemahan agak besar dibanding negara-negara lain hari ini, padahal beberapa minggu terakhir, rupiah lebih menguat dibanding kurs beberapa negara lain. Saya kira ini merupakan gerakan pasar, tapi secara fundamental enggak ada masalah," kata Gubernur BI Boediono.
Hal itu diungkapkan Boediono usai salat Jumat di kompleks BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (5/9/2008).
Boediono mengatakan dari segi fundamental, rupiah berada pada tahap posisi yang tidak berbeda dengan mata uang lain di kawasan ini. Namun ia menolak menyebutkan kisaran yang normal untuk rupiah terhadap mata uang dolar AS ini.
"Jangan tanya angka deh. Tentunya kita akan terus ikuti gerak dari perkembangan kurs di dunia dan di beberapa kawasan lainnya. Tentunya kita tidak bisa melawan arus itu. Jadi kita tidak akan menargetkan satu angka. BI akan selalu memonitor terus," ujarnya.
Boediono mengatakan ekonomi AS tampaknya diprediksi lebih baik. "Tidak lebih baik dari Eropa atau Jepang. Dan bahkan di negara Asia barangkali. Sehingga terhadap semua mata uang, dolar menguat. Itu aneh juga ya. Tapi kita tetap di pasar untuk mengurangi volatilitas," katanya.
Untuk meredam pelemahan rupiah itu, BI akan berupaya mengurangi gejolak yang terlalu besar.
Ketika ditanya berapa besar dana intervensi yang dikeluarkan, Boediono menolak merincinya. "Ya amunisi kalau perang kan tidak pernah diberitahukan," tandasnya.(ir/ddn)
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- Sesi Siang
Rupiah dan IHSG Terjungkal - Rupiah Hanya Bisa Diselamatkan Intervensi BI
- Rupiah Pagi Lunglai ke 9.300/US$
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
