Forum Finance
- [info]deposito standard c... StanChart
- Apa yang menyebabkan kris... OmniScience
- Kapan upiah menguat????... fuajuar
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Rabu, 03/12/2008 17:43 WIB
Review IHSG: Tipis Saja -
Rabu, 03/12/2008 17:35 WIB
Saham Kliring Berjangka Bisa Dijual -
Rabu, 03/12/2008 17:24 WIB
Rupiah Tutup di 11.900/US$ -
Rabu, 03/12/2008 17:01 WIB
Bakrie Bantah TPG Mundur dari Kesepakatan -
Rabu, 03/12/2008 16:10 WIB
Transaksi IHSG Sangat Tipis di Bawah Rp 1 Triliun -
Rabu, 03/12/2008 15:39 WIB
Bakrie Kebut Selesaikan Utang ke ICICI
Indeks Berita
Jumat, 05/09/2008 14:02 WIB
Bapepam: Eurocapital Bukan Kasus Suap Menyuap
Indro Bagus SU - detikFinance
.jpg)
(Foto: Indro-detikFinance)
"Ah nggak, itu kan cuma dugaan aja. Dia cuma menduga, saya yakin pak Arif tidak ada yang begitu-begitu. Kita akan cek juga ke dia. Tentunya kita juga sudah tanya ke pak Arif dan kita akan periksa. Tapi juga nggak yakin soal tuduhan itu, karena omongannya si Rudi Rusli itu cuma dugaan. Dia juga bilangnya cuma dugaan," jelas Fuad di gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (5/9/2008).
Fuad mengatakan, kasus EPS sama sekali tidak ada mengarah ke suap menyuap tapi lebih kepada perseteruan dua pihak.
"Itu bukan suatu yang kasus yang bisa kita duga adanya permainan-permainan seperti itu. Ini masalahnya adalah perseteruan dua pihak, perseteruan antara dua orang. Mungkin masalah antara dia sama Jody ya, dan itu nggak seharusnya dijadikan headline ya," tegas Fuad.
Sebelumnya komisaris utama Euro Capital Rudi Rusli telah melaporkan dirutnya Jodi Haryanto ke Mabes Polri karena dugaan penggelapan uang senilai Rp 80 miliar.
Selain itu Rudi Rusli juga melaporkan Kabiro Lembaga Efek Bapepam Arif Baharuddin dengan dugaan menerima suap. Kasus tersebut saat ini sedang ditangani oleh Direktur II Ekonomi dan Khusus Mabes Polri.
Jodi dituduh mendapat pinjaman pribadi Rp 9,3 miliar dengan menggadaikan saham EPS sebagai jaminan. Oleh karena itu pada RUPS bulan Juni lalu, pemegang saham sepakat memberhentikan Jodi Haryanto. Hasil RUPS sudah disetujui oleh pemegang saham, dan dilegalisir oleh notaris,
Namun kata Rudi, hingga kini Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK belum menyetujui penggantian Jodi dan bahkan meminta perusahaan untuk tidak memecat Jodi. Dengan begitu, hingga saat ini perubahan direksi belum disetujui oleh otoritas pasar modal.(ir/ddn)
Baca juga :
- Kisruh Eurocapital Makin Panas
- Dirut dan Komut Eurocapital Saling 'Serang' Kasus Suap
- Pejabat Bapepam Bantah Terima Suap
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
