Forum Finance
- [info]deposito standard c... StanChart
- Apa yang menyebabkan kris... OmniScience
- Kapan upiah menguat????... fuajuar
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Rabu, 03/12/2008 19:03 WIB
Penduduk Tambah Banyak, Properti Masih Tumbuh Hingga 2050 -
Rabu, 03/12/2008 18:24 WIB
PLN Kantongi Pinjaman US$ 262 Juta untuk PLTU Rembang -
Rabu, 03/12/2008 17:44 WIB
PHK Capai 66.603 Orang, DKI Jakarta Catat Angka Tertinggi -
Rabu, 03/12/2008 17:35 WIB
PTBA Serahkan Trans Sriwijaya ke PT KA -
Rabu, 03/12/2008 17:08 WIB
Joint Venture PTBA dan PT KA Terganjal Pajak -
Rabu, 03/12/2008 17:02 WIB
Menkeu: Kurang Konkret Apa Coba?
Indeks Berita
Jumat, 05/09/2008 16:33 WIB
Carrefour Tak Tertarik Makro
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

(Foto: Irna-detikFinance)
Saat ini, SHV Holdings NV (SHV) dan pemegang saham lainnya tengah menggelar lelang Makro Indonesia. Sebelumnya Carrefour dikabarkan salah satu calon pembelinya.
Hal tersebut disampaikan Corporate Affairs Director Carrefour Irawan D Kadarman ketika berkunjung ke redaksi detikcom, Jalan Warung Buncit, Jakarta, Jumat (5/9/2008).
"Itu semua rumors, bisnis Carrefour dan Makro berbeda. Makro kan grosir," ujarnya.
Carrefour masih memfokuskan diri untuk menyelesaikan transformasi gerai milik PT Alfa Retailindo Tbk yang baru diakusisi pada akhir Januari lalu. Gerai Alfa Retailindo berubah menjadi Carrefour atau Carrefour Express.
Irawan mengharapkan ke-29 gerai Alfa bisa selesai diubah menjadi gerai Carrefour sebelum lebaran kali ini. Dari 29 gerai Alfa masih ada sekitar 4 gerai yang belum berganti nama.
Irawan menuturkan Carrefour yang kini 100 persen modalnya dimiliki asing yakni Carrefour Prancis, tidak melakukan monopoli dalam pasar ritel di Indonesia. Dari sisi penjualan, Carrefour masih kalah dengan Matahari Grup yang mengelola Hypermart, dan Matahari Department Store.
Carrefour juga tidak mengambil pasar dari pasar tradisional karena pesaingnya adalah supermarket dan minimarket.
"Orang ke hypermarket paling sebulan dua kali, tapi kalau ke minimarket bisa berkali-kali karena lokasinya dekat perumahan," katanya.
Saat ini Carrefour memiliki sekitar 41 gerai, yang lebih banyak berada di Jabodetabek sebanyak 26 gerai. Carrefour mempekerjakan sekitar 11.000 karyawan tetap dan 10.000 karyawan tidak langsung.
"Di Jawa sepertinya kita dominan, tapi ketika keluar Jawa, di Medan cuma 1 gerai, di Palembang cuma 1, Denpasar 1 di Sulawesi juga 1," ujarnya.
Dari 41 gerai yang ada saat ini cuma 40 gerai, karena gerai Carrefour di Ratu Plaza, Jalan Sudirman masih ditutup akibat belum memenuhi standar kesehatan oleh Pemda DKI.(ddn/ir)
Komentar terkini (4 Komentar)
Baca juga :
- KPPU: Carrefour Berpotensi Monopoli Industri Ritel
- KPPU Selidiki Penjualan Makro
- Jual Makro, SHV Janji Tak Korbankan Karyawan
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
