Forum Finance
- [info]deposito standard c... StanChart
- Apa yang menyebabkan kris... OmniScience
- Kapan upiah menguat????... fuajuar
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Rabu, 03/12/2008 18:24 WIB
Bank Mandiri Nobatkan 6 Wirausaha Muda Mandiri -
Rabu, 03/12/2008 16:50 WIB
Mandiri Pilih Buka Cabang Sendiri Ketimbang Akuisisi Bank Century -
Rabu, 03/12/2008 16:13 WIB
Bank Mandiri Tahan Seluruh Kredit ke BPR -
Rabu, 03/12/2008 15:53 WIB
Jamsostek Tambah Porsi Investasi Deposito 2009 -
Rabu, 03/12/2008 15:30 WIB
Jamsostek Minta Pencairan Klaim Jadi Satu Bulan -
Rabu, 03/12/2008 14:49 WIB
Suntik Century, Aset LPS Tidak Turun
Indeks Berita
Sabtu, 06/09/2008 11:23 WIB
Pemerintah AS akan Ambil Alih Fannie Mae dan Freddie Mac
Nurul Qomariyah - detikFinance

Foto: Reuters
Demikian sumber-sumber yang dikutip oleh New York Times dan Washington Post seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (6/9/2008).
Sementara Wall Street Journal sebelumnya melaporkan bahwa Departemen Keuangan AS kini sedang memfinalisasi rencana untuk memperbaiki kedua perusahaan tersebut, termasuk pergantian pejabat tingginya. Rencana itu kabarnya akan segera diumumkan pada akhir pekan ini.
Kedua perusahaan tersebut selanjutnya akan masuk dalam pengawasan negara yang disebut 'conservatorship'. Nilai saham kedua perusahaan itu akan terdilusi.
Pemerintah dan Bank Sentral AS telah memanggil pejabat penting Fannie Mae dan Freddie Mac pada Jumat kemarin, dan mengatakan kepada mereka bahwa kedua perusahaan itu akan diambil alih oleh negara.
Pejabat kedua perusahaan itu juga sudah diberitahu perihal pergantian manajemen, sementara perusahaan dapat terus berjalan dengan dukungan pemerintah untuk utang-utang mereka.
Menurut New York Times, tidak mungkin menghitung nilai dari dana talangan pemerintah untuk kedua perusahaan itu. Namun potensi utang yang besar dari kedua perusahaan itu membuat para pembayar pajak harus membayar hingga puluhan miliar dolar sekaligus mengukir sejarah bailout terbesar di AS.
Pemerintah AS pada 14 Juli lalu mengumumkan upaya penyelamatan darurat untuk dua perusahaan pembiayaan perumahan terbesar negara paman Sam tersebut, Fannie Mae dan Freddie Mac.
Departemen Keuangan AS dan Bank Sentral (Federal Reserve) mengumumkan berbagai kebijakan untuk memberikan pinjaman uang dan membeli sahamnya jika diperlukan untuk Freddie Mac dan Fannie Mae.
Rencana ini diperlukan untuk menenangkan investor, setelah harga saham kedua perusahaan itu anjlok hingga 40% akibat ketakutan akan ambruknya perusahaan.
Fannie dan Freddie memiliki atau menjamin utang senilai US$ 5 triliun, atau separuh dari nilai pembiayaan perumahan AS. Bank-bank asing, terutama dari Asia menguasai US$ 979 miliar surat berharga dan surat berharga berbasis hipotek.(qom/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Krisis Global Hantam Investasi Sektor Keuangan ASEAN
- BI: Stagflasi AS Tak Pengaruhi Ekonomi RI
- AS Loloskan UU Penyelamatan Fannie Mae dan Freddie Mac
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
