Forum Finance
- [info]deposito standard c... StanChart
- Apa yang menyebabkan kris... OmniScience
- Kapan upiah menguat????... fuajuar
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Rabu, 03/12/2008 17:43 WIB
Review IHSG: Tipis Saja -
Rabu, 03/12/2008 17:35 WIB
Saham Kliring Berjangka Bisa Dijual -
Rabu, 03/12/2008 17:24 WIB
Rupiah Tutup di 11.900/US$ -
Rabu, 03/12/2008 17:01 WIB
Bakrie Bantah TPG Mundur dari Kesepakatan -
Rabu, 03/12/2008 16:10 WIB
Transaksi IHSG Sangat Tipis di Bawah Rp 1 Triliun -
Rabu, 03/12/2008 15:39 WIB
Bakrie Kebut Selesaikan Utang ke ICICI
Indeks Berita
Sabtu, 06/09/2008 15:45 WIB
Ulasan IHSG Sepekan
Kena Pukulan Komoditas
Nurul Qomariyah - detikFinance
Foto: Indro Bagus/detikFinance
Pada penutupan perdagangan saham Jumat (5/9/2008) IHSG turun tajam 52,670 poin (2,54%) menjadi 2,022,564. Pada sesi satu hari ini IHSG sempat turun tajam 75,700 poin (3,65%) menjadi 1.999,534.
"Sepanjang pekan lalu IHSG melemah -6.39% didorong oleh melemahnya harga minyak mentah yang menyeret turun harga komoditas lain seperti batubara, timah, nikel, serta CPO. Investor terlihat melakukan aksi jual terhadap saham berbasis komoditas," tulis Panin Sekuritas, Sabtu (6/9/2008).
Disamping itu, IHSG juga mendapat sentimen negatif dari anjloknya pasar saham global serta nilai tukar Rupiah yang juga terus melemah. Anjloknya nilai tukar Rupiah dikhawatirkan merupakan indikasi keluarnya investor asing dari bursa.
Sementara isu ancaman melambatnya pertumbuhan ekonomi global diperkirakan masih akan menjadi sentimen negatif bagi pergerakan bursa regional pada pekan ini.
Wall Street mengakhiri pekan ini dengan menguat tipis, namun jika ditotal selama sepekan saham-saham di bursa AS itu justru mencatat minus.
Indeks Dow Jones Industrial Average memang ditutup naik tipis 32,73 poin (0,29%) ke level 11.220,96 pada perdagangan kemarin. Namun Indeks Dow Jones tercatat turun hingga 2,8% dalam sepekan.
Sementara Standard & Poor's naik tipis 5,48 poin (0,44%) ke level 1.242,31, namun selama sepekan total turun hingga 3,2 poin. Nasdaq turun 3,16 poin pada perdagangan kemarin ke level 2.255,88, dan secara total turun hingga 4,7%.
Penguatan terutama terjadi pada saham-saham sektor finansial, yang mampu mengimbangi sentimen negatif dari data pengangguran AS. Saham-saham sektor finansial menguat karena munculnya harapan setelah keluarnya kabar bahwa pemerintah AS akan segera mengambil alih 2 perusahaan pembiayaan, Fannie Mae dan Freddie Mac untuk penyelamatan.
Padahal di awal-awal perdagangan, Wall Street sempat merosot hingga 100 poin, setelah data pengangguran AS menunjukkan kenaikan menjadi 6,1%. Data itu sekaligus menambah kekhawatiran akan memburuknya perekonomian global.
(qom/qom)
Baca juga :
- Review IHSG: Sempat Menyentuh 1.999
- Terendah Sejak Agustus 2007, IHSG Alami Jumat Kelabu
- Sesi Siang
Rupiah dan IHSG Terjungkal
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
