Forum Finance
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Bukan Kampanye Politik : ... Realistis
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 21/11/2008 12:10 WIB
Awas, Serbuan Tenaga Kerja Asing! -
Jumat, 21/11/2008 07:04 WIB
Ekonomi RI akan Melambat, Hanya Tumbuh 4,84% di 2009 -
Kamis, 20/11/2008 21:39 WIB
Rencana Ekspansi PKT Terhambat -
Kamis, 20/11/2008 21:34 WIB
Minyak Anjlok di Bawah US$ 50 -
Kamis, 20/11/2008 19:05 WIB
Pasokan Pupuk Urea PKT Aman -
Kamis, 20/11/2008 18:55 WIB
RI Siap Ekspor Gula di 2009
Indeks Berita
Minggu, 07/09/2008 13:44 WIB
Sepekan Puasa, Omzet Pedagang Pakaian Meningkat 40%
Angga Aliya ZRF - detikFinance

Foto: Angga-detikFinance
"Biasanya omzet per hari sekitar Rp 500.000 hingga Rp 800.000. Sekarang baru buka setengah hari sudah dapat Rp 700.000," ujar Dedi Djunaedi, salah seorang pedagang pakaian di mal Blok M yang ditemui detikFinance, Minggu (7/9/2008).
Ia mengaku, omzetnya mulai melonjak sejak hari Jumat lalu. Agar lebih menarik banyak pembeli, Ia memberikan potongan harga untuk beberapa baju dan kemeja dagangannya. "Kalau biasanya saya jual dengan harga Rp 35.000 hingga Rp 50.000 satu kaos, sekarang hanya Rp 15.000 hingga Rp 25.000," katanya.
Ia pun tidak ragu untuk menurunkan harga mengingat jumlah pengunjung yang bertambah otomatis kesempatan dagangannya dibeli orang lebih tinggi.
Namun ia merasa ada sedikit penurunan omzet per hari dibandingkan bulan puasa tahun lalu, jumlah pengunjungnya pun menurutnya sedikit berkurang. "Mungkin ada pengaruh dari kenaikan harga bensin dan elpiji," imbuhnya.
Untuk urusan stok barang dagangan, Ia mengaku stoknya sangat aman. Dedi sudah membeli banyak stok dua bulan sebelum bulan puasa. Sayangnya Ia enggan menyebutkan berapa banyak dan darimana asal barang dagangannya tersebut.
Hal serupa dialami oleh, Anwar Abas, salah satu pedagang sepatu dan sandal wanita, "pastinya omzet meningkat, mulai dari kemarin lah," ujarnya.
Anwar yang sehari bisa menjual 10 hingga 15 pasang sepatu, hingga kemarin penjualannya melonjak hingga 30 pasang. "Moga-moga hari ini bisa lebih bagus lagi, sampai tengah hari sudah terjual 24 pasang," imbuhnya.
Berbeda dengan Dedi yang memberikan potongan harga, Anwar tidak melakukan promosi seperti itu. Alasannya, harga yang ditawarkan sudah sangat bersaing dengan pedagang lainnya.(ang/ddn)
Baca juga :
- Warga Mulai Serbu Pusat Perbelanjaan
- BPS Yakin Harga Sandang Takkan Ganggu Inflasi
- Hasil Sidak Mendag: Harga-harga Masih Normal
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
