Forum Finance
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Bukan Kampanye Politik : ... Realistis
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 21/11/2008 12:10 WIB
Awas, Serbuan Tenaga Kerja Asing! -
Jumat, 21/11/2008 07:04 WIB
Ekonomi RI akan Melambat, Hanya Tumbuh 4,84% di 2009 -
Kamis, 20/11/2008 21:39 WIB
Rencana Ekspansi PKT Terhambat -
Kamis, 20/11/2008 21:34 WIB
Minyak Anjlok di Bawah US$ 50 -
Kamis, 20/11/2008 19:05 WIB
Pasokan Pupuk Urea PKT Aman -
Kamis, 20/11/2008 18:55 WIB
RI Siap Ekspor Gula di 2009
Indeks Berita
Senin, 08/09/2008 11:39 WIB
PLN Dapat Margin Usaha 1%
Alih Istik Wahyuni - detikFinance

Foto: Nurul Q/detikFinance
Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) J Purwono menjelaskan, subsidi sebesar itu merupakan cerminan bahwa pemerintah belum berencana menaikkan TDL pada 2009.
"Pemerintah belum merencanakan kenaikan TDL karena masih fokus ke upaya penekanan BPP (biaya pokok produksi)," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (8/9/2008).
Purwono menjelaskan, subsidi tahun berjalan 2009 sebesar Rp 64,46 triliun, sementara kekurangan subsidi pada 2007 (unaudited) sebesar Rp 5,48 triliun. Sehingga total subsidi menjadi Rp 69,94 triliun.
Dari total subsidi tersebut, yang akan di-carry over ke 2010 sebesar Rp 3,34 triliun, dan target penghematan sebesar Rp 6,17 triliun. Sehingga total kebutuhan subsidi menjadi Rp 60,43 triliun. Angka ini lebih besar dari realisasi kebutuhan subsidi 2008 yang diperkirakan mencapai hampir Rp 80 triliun.
Asumsi yang digunakan adalah penekanan pertumbuhan listrik dari 6,72% menjadi 5,63%, harga gas dinaikkan dari US$ 3,47 /mmbtu menjadi US$ 3,70 /mmbtu. Begitu juga harga batubara yang dinaikkan dari Rp 650/kg menjadi 750/kg dan kenaikan alpha untuk pengadaan MFO (marine fuel oil) dari 5% menjadi 9%.
Asumsi lainnya adalah nilai tukar rupiah 9100/US$, ICP US$ 100 per barel, dan susut jaringan sebesar 10,40%
(lih/qom)
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga :
- PLN Dapat Margin Usaha 1%
- Menkeu Terbitkan PMK Batasan Defisit APBD Maksimal 0,35%
- Tarif Listrik Tak Naik Hingga 2009
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
