Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 11:02 WIB
BUMN Perkebunan Diminta Setor Dividen Rp 655,78 Miliar di 2011 -
Selasa, 09/02/2010 10:38 WIB
Ditjen Migas Fasilitasi Dispensasi Asas Cabotage KKKS -
Selasa, 09/02/2010 10:29 WIB
BUMN Perkebunan Dilarang Merugi di 2010 -
Selasa, 09/02/2010 10:17 WIB
Pemerintah Siapkan UU Penggunaan Produk Dalam Negeri -
Senin, 08/02/2010 21:14 WIB
Dituding Nunggak Pajak, Pertamina Kirim Surat Keberatan Ke Menkeu -
Senin, 08/02/2010 20:13 WIB
Kunjungan Obama Harus Berdampak Pada Investasi
Indeks Berita
Minggu, 28/09/2008 14:24 WIB
Kongres AS Sepakati Bailout US$ 700 Miliar
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

Foto: Reuters
Kesepakatan itu merupakan hasil pertemuan para pimpinan Kongres AS yang diadakan Minggu pagi waktu Washington.
"Kami sudah bekerja keras, dan kami mencapai kesepakatan yang akan segera berlaku efektif di pasar dan efektif bagi seluruh rakyat Amerika," ujar Menkeu AS Henry Paulson seperti dikutip AFP, Minggu (28/9/2008).
Namun isi kesepakatan itu belum jelas betul. Rencananya isi detil kesepakatan akan segera diumumkan pada Minggu malam nanti. Rencananya uang senilai US$ 700 miliar itu akan digunakan untuk membeli utang-utang milik perusahaan investasi dan bank yang hancur akibat krisis kredit yang mengancam sistem keuangan global.
"Kami mencapai kemajuan yang berarti. Kita harus memberikan komitmen rancangan Undang-undang, sehingga kita bisa segera menyetujui secara formal," ujar juru bicara House of Representatives Nancy Pelosi.
Menkeu AS sebelumnya gencar melobi para pembuat undang-undang AS agar segera memuluskan paket bailout terbesar dalam sejarah AS ini.
Kongres AS berlomba untuk mencapai kesepakatan sebelum pasar Asia kembali buka pada Senin pagi untuk menghindari jatuhnya harga saham seperti yang terjadi pada pekan lalu.
(ddn/ddn)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- Obama-McCain 'Ributkan' Pajak
- Bayaran Mahal Eksekutif Wall Street Picu Kemarahan
- Risiko RI Terseret Krisis AS 25%
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




