Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 16/03/2010 10:05 WIB
Reliance Genjot Online Trading -
Selasa, 16/03/2010 08:07 WIB
Wall Street Flat Menanti The Fed -
Senin, 15/03/2010 18:12 WIB
Penjualan Indocement Turun 8% di 2009 -
Senin, 15/03/2010 18:07 WIB
Bapepam Siap Pelajari Larangan Rangkap Jabatan Komisaris Dari KPPU -
Senin, 15/03/2010 17:25 WIB
Gosip Mau Diganti, Fuad Rahmany Cuek -
Senin, 15/03/2010 17:11 WIB
Jual SUKRI, Reliance Danai Restorasi Taman Nasional Ujung Kulon
Indeks Berita
Rabu, 08/10/2008 08:59 WIB
Merrill Lynch Jual Rugi Saham Triwira Insan Lestari
Indro Bagus SU - detikFinance

(Foto: Reuters)
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (7/10/2008), kepemilikan Merrill per 30 September 2008 tersisa 112.777.500 saham atau setara dengan 9,4% dari seluruh saham dalam modal ditempatkan dan disetor penuh yang sebanyak 1.200.000.000 saham.
Merrill Lynch baru masuk sebagai pemegang saham TRIL pada 23 Juni 2008. Perusahaan investasi yang baru saja diakuisisi oleh Bank of America itu, membeli 120.000.000 saham TRIL di harga Rp 1.100 per saham pada 23 Juni atau total senilai Rp 132 miliar.
Tidak sampai dua minggu sejak masuk, pada 2 Juli 2008 Merrill Lynch mulai melepas kepemilikannya secara berkala hingga penutupann September 2008. Pada 30 September 2008, kepemilikan Merril Lynch tercatat sebanyak 112.777.500 saham (9,4%), atau berkurang 0,6%. Harga penjualan saham-saham TRIL pun dipatok lebih rendah dari harga pembelian yaitu di kisaran Rp 650 hingga Rp 1.056 per saham.
Serangkaian aksi penjualan saham-saham Merrill Lynch tersebut ikut mengkontribusikan kejatuhan saham TRIL pada perdagangan Senin, 6 Oktober 2008 hingga akhirnya terkena penghentian perdagangan otomatis (autorejection). TRIL dihentikan di level Rp 460, anjlok 29,23% dari penutupan sebelumnya Rp 650.
TRIL merupakan emiten ketiga yang mencatatkan saham perdananya tahun ini setelah PT Bank Ekonomi Rahardja Tbk (BAEK) dan PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA). Ketika itu, TRIL mencatatkan 1,2 miliar saham dengan komposisi 75% saham pendiri dan 25% saham publik. Harga saham IPO dipatok sebesar Rp 400 per saham.
Setelah IPO, komposisi pemegang saham TRIL adalah PT Hengtraco Protecsindo (74,43%), PT Dwiwira Lestari (0,57%) dan masyarakat (25%). (dro/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Penarikan Reksa Dana Masih Tipis
- Australia Beri Kejutan Suku Bunga Turun, Bursa Asia Rebound
- Bursa Rusia Masih Ditutup
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




