Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 17:45 WIB
BI Dapat Jatah Dewan Komisioner OJK -
Senin, 15/03/2010 11:11 WIB
Perbanas Berharap DG BI yang Tak Banyak Basa-Basi -
Senin, 15/03/2010 10:24 WIB
Menkeu Cabut Izin PT Primadana Putra Finance -
Senin, 15/03/2010 10:08 WIB
Dana Asing di Surat Utang Pemerintah Tambah Rp 6,73 Triliun -
Minggu, 14/03/2010 13:08 WIB
Mandiri Bidik 20 % Pelanggan Listrik Prabayar -
Sabtu, 13/03/2010 17:10 WIB
Klaim Dana Century US$ 156 Juta di Dresdner Tengah Diproses
Indeks Berita
Rabu, 08/10/2008 19:15 WIB
Bank Sentral Ramai-Ramai Turunkan Suku Bunga
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

Foto: Reuters
The Fed seperti dikutip Reuters, Rabu (8/10/2008) menurunkan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin menjadi 1,5 persen.
Tindakan The Fed juga langsung diikuti oleh bank sentral lain. European Central Bank (ECB) dan bank sentral Inggris, Kanada, Swiss juga ikut memotong suku bunga.
"Data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa aktifitas ekonomi telah menurun dalam beberapa bulan," demikian pernyataan The Fed.
Karena itu lah, The Fed merasa perlu untuk melakukan kebijakan tambahan untuk meningkatkan likuiditas yang seret di pasar dan meningkatkan akses kredit bagi rumah tangga dan pengusaha.
Kebijakan bank sentral dunia ini disambut baik kalangan pasar. "Akhirnya bank sentral menyadari juga," ujar analis dari Bank of America Riccardo Barbieri-Hermitte
Bank of England menurunkan suku bunganya setengah persen menjadi 4,50 persen. Langkah bank sentral ini langsung disambut positif oleh bursa London. Sedangkan European Central Bank memotong suku bunganya setengah persen menjadi 3,75 persen. ECB melakukan pemotongan itu berdasarkan koordinasi dengan bank Kanada dan Swiss.
Dari Asia, China juga memotong suku simpanan satu tahunnya sekitar 27 basis poin menjadi 3,87 persen mulai hari Kamis. Sedangkan suku bunga pinjaman akan turun 27 basis poin menjadi 6,93 persen. Sementara Bank Indonesia tidak bisa mengikuti karena terlebih dahulu menaikkan suku bunga BI Rate ke level 9,5 persen. (ddn/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (15 Komentar)
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




