Berita Lain

Indeks Berita



Kamis, 09/10/2008 12:38 WIB
Suspensi BEI untuk Penyelamatan
Alih Istik Wahyuni - detikFinance


Foto: Dok detikcom
Jakarta - Penghentian perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dinilai sebagai suatu tindakan penyelematan yang tepat di saat pasar dilanda panic selling yang berlebihan.

Demikian disampaikan Ketua Umum Ikatan Pialang Efek Indonesia Saidu Solihin dalam keterangan pers yang diterima detikFinance, Kamis (9/10/2008).

Perdagangan saham di BEI pada Rabu (8/10/2008) dihentikan saat penurunan IHSG mencapai 10,38% dengan volume transaksi berada pada kisaran Rp 900-an miliar.

Menurut Saidu, tekanan IHSG belakangan ini memang cenderung pada sentimen global yang sedang mengalami gonjangan finansial. Sebagai akibatnya, penurunan pertumbuhan kinerja perusahaan terutama yang melayani permintaan negara-negara besar pun tak terhindarkan.

Meski begitu, Saidu melihat sektor yang mendominasi emiten-emiten BEI lebih banyak pada produk utama yang merupakan kebutuhan utama konsumen. Ditambah lagi emiten yang berada sektor finansial Indonesia masih tergolong mampu bertahan dari terpaan badai krisis.

"Untuk itu, kami menghimbau anggota IPEI untuk ikut menenangkan para investor serta bertindak bijaksana dalam menyampaikan pesan atau pun rekomendasi kepada investor dengan memberikan penjelasan rinci tentang keadaan pasar yang secara fundamental masih cukup baik," katanya.

Ia juga menyarankan agar pelaku saham mulai mengurangi besaran pinjaman dan mengutamakan pembelian dalam bentuk investasi jangka panjang dengan mengacu pada kondisi fundamental emiten. (lih/ir)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (4 Komentar)

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).