Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:27 WIB
Obligasi Oto Multiartha Senilai Rp 600 Miliar Sandang Peringkat AA- -
Selasa, 09/02/2010 15:37 WIB
Penjualan Batubara Adaro Naik Tipis 0,73% di 2009 -
Selasa, 09/02/2010 15:18 WIB
DPR Tolak IPO BUMN Perkebunan -
Selasa, 09/02/2010 15:10 WIB
WIKA Likuidasi Anak Usaha -
Selasa, 09/02/2010 14:51 WIB
Luncurkan Online Trading, Danareksa Incar Investor Ritel -
Selasa, 09/02/2010 14:06 WIB
Jasa Marga Incar 2 Ruas Tol Terbengkalai
Indeks Berita
Jumat, 10/10/2008 09:46 WIB
BEI Bunuh Diri Kalau Buka Perdagangan Saham
Alih Istik Wahyuni - detikFinance
(Foto: Indro-detikFinance)
Demikian disampaikan pengamat pasar saham Edwin Sinaga ketika dihubungi detikFinance, Jumat (10/10/2008).
"Nggak apa-apa (batal buka), ini kan krisis manajemen. Memang harus melihat kondisi pasar. Justru aneh kalau buka, seperti bunuh diri sendiri," katanya.
Ia juga menjelaskan, pada saat kondisi pasar saham yang hancur-hancuran seperti ini, memang tidak ada batasan waktu yang tepat untuk penutupan bursa saham.
"Yang ada adalah batasan untuk membuat kebijakan yang bagus dan bagaimana kondisi pasar," katanya.
Di saat seperti ini, yang bisa dilakukan adalah penyelesaian out of market. Ia pun mendukung langkah pemerintah yang menyediakan dana sebesar Rp 4 triliun untuk pembelian kembali saham BUMN-BUMN.
Dengan begitu, maka memberikan jalan bagi pemain saham untuk menjual saham yang dimilikinya saat ini.
"Yang penting jangan mengurangi kenyamanan pasar untuk menjual. Harus ada jalan bagi yang ingin menjual," tegasnya.
Bursa Efek Indonesia membatalkan pembukaan transaksi saham sesi I pada Jumat (10/10/2008) karena pertimbangan pasar global yang tidak kondusif. Penutupan dilakukan selama sesi I.
Semula pemerintah dan BI merestui Bursa Efek Indonesia untuk kembali dibuka mulai perdagangan sesi I, Jumat (10/10/2008) setelah dua hari ditutup.
Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menutup perdagangan saham pada sesi I mulai pukul 11.08 WIB karena hancurnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok hingga 10,38%.
Ketika perdagangan saham ditutup pukul 11.08 JATS, Rabu (8/10/2008) IHSG merosot tajam hingga 168,052 poin atau 10,38 persen ke posisi 1.451,669. Posisi IHSG ini merupakan terendah sejak September 2006. (lih/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (26 Komentar)
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



