Forum Finance
- The market is manipulated... investor1
- Chinese Government Wants ... investor1
- Bernanke Threatens US Eco... investor1
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 04/07/2009 12:45 WIB
Pemerintah Dorong Promosi Ekspor ke Jepang -
Sabtu, 04/07/2009 12:15 WIB
Jelang Puasa Stok Sembako Aman, Harga Stabil -
Sabtu, 04/07/2009 10:45 WIB
Stimulus Pasar Tradisional Bisa Terserap Sebelum Akhir Tahun -
Jumat, 03/07/2009 18:03 WIB
Timor Leste Mau Belajar Stabilkan Harga Sembako dari RI -
Jumat, 03/07/2009 16:40 WIB
Biaya Sewa Tinggi, Asmindo Ancam Boikot Trade Expo 2009 -
Jumat, 03/07/2009 15:36 WIB
Cadangan Minyak RI Hanya Cukup untuk 10 Tahun Lagi
Indeks Berita
Kamis, 16/10/2008 18:45 WIB
Pemerintah Segera Keluarkan Keppres Wajib Produk Dalam Negeri
Suhendra - detikFinance

(Foto: dok detikFinance)
Jakarta -
Pemerintah akan mengeluarkan keputusan presiden (keppres) atau intruksi presiden (inpres) mengenai penggunaan produk dalam negeri.
Langkah ini sebagai antisipatif menghadapi krisis global dan pemberdayaan produk lokal sebagai sarana peningkatan ekonomi nasional termasuk dalam rangka menghemat devisa negara.
"Pemerintah di bawah menko perekonomian, membahas ketentuan perundangan yang memperkuat posisi kebijakan penggunaan produk dalam negeri. Bentuknya bisa inpres atau keppres," kata Menteri Perindustrian Fahmi Idris usai acara raker dengan komisi VI, DPR RI, Jakarta, Kamis (16/10/2008).
Menurut Fahmi dengan keppres atau Inpres ini, diharapkan bisa mendorong semua pelaku dunia usaha atau masyarakat umum untuk menggunakan produk dalam negeri dan mengurangi ketergantungan dengan produk impor.
"Salah satunya diharapkan bisa menekan impor barang-barang konsumsi," jelas Fahmi.
Sebagaimana diketahui beberapa minggu lalu Presiden SBY telah menggariskan 10 poin utama dalam antisipasi krisis global diantaranya masalah peningkatan penggunaan produk dalam negeri. (hen/ir)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pemerintah Segera Keluarkan Keppres Wajib Produk Dalam Negeri
Suhendra - detikFinance

(Foto: dok detikFinance)
Langkah ini sebagai antisipatif menghadapi krisis global dan pemberdayaan produk lokal sebagai sarana peningkatan ekonomi nasional termasuk dalam rangka menghemat devisa negara.
"Pemerintah di bawah menko perekonomian, membahas ketentuan perundangan yang memperkuat posisi kebijakan penggunaan produk dalam negeri. Bentuknya bisa inpres atau keppres," kata Menteri Perindustrian Fahmi Idris usai acara raker dengan komisi VI, DPR RI, Jakarta, Kamis (16/10/2008).
Menurut Fahmi dengan keppres atau Inpres ini, diharapkan bisa mendorong semua pelaku dunia usaha atau masyarakat umum untuk menggunakan produk dalam negeri dan mengurangi ketergantungan dengan produk impor.
"Salah satunya diharapkan bisa menekan impor barang-barang konsumsi," jelas Fahmi.
Sebagaimana diketahui beberapa minggu lalu Presiden SBY telah menggariskan 10 poin utama dalam antisipasi krisis global diantaranya masalah peningkatan penggunaan produk dalam negeri. (hen/ir)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
