Forum Finance
- The market is manipulated... investor1
- Chinese Government Wants ... investor1
- Bernanke Threatens US Eco... investor1
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 03/07/2009 16:12 WIB
IHSG Berubah Arah Raih 9 Poin -
Jumat, 03/07/2009 14:20 WIB
Belanja Modal Jasa Marga Baru Terserap di Bawah 50% -
Jumat, 03/07/2009 13:58 WIB
Pengguna Investor Area Baru 150 Orang -
Jumat, 03/07/2009 13:29 WIB
Bapepam Siap Lempar Wacana Demutualisasi BEI ke Publik -
Jumat, 03/07/2009 13:24 WIB
Kuartal II-2009 Rupiah Terapresiasi 9,99% -
Jumat, 03/07/2009 12:40 WIB
FREN Digugat Global Mediacom
Indeks Berita
Rabu, 12/11/2008 06:45 WIB
Saham GM Terendah dalam 65 Tahun
Nurul Qomariyah - detikFinance

SUV Keluaran GM (Foto: Reuters)
New-York -
Saham General Motors (GM) terpuruk hingga level terendahnya dalam 65 tahun terakhir, setelah raksasa otomotif tersebut kini sedang berjuang mencari bantuan dari pemerintah AS untuk menghindarkan diri dari kebangkrutan.
Ditambah dengan sentimen negatif dari outlook perusahaan-perusahaan besar di AS yang kian buram, Wall Street pun lagi-lagi bergerak melemah.
Pada perdagangan Selasa (11/11/2008), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup merosot 176,58 poin (1,99%) ke level 8.693,96. Indeks Teknologi Nasdaq juga turun 35,84 poin (2,22%) ke level 1.580,90 dan indeks Standard & Poor's 500 turun 20,26 poin (2,20%) ke levl 898,95.
"Diskusi tentang nasib General Motors dan industri otomotif AS telah mendorong pikiran ke arah negatif. Saat ini, perasaan yang muncul adalah permintaan bailout kemungkinan akan lebih lama dan lebih rumit untuk diprioritaskan dan telah mengambil kepercayaan investor," ujar Patrick O'Hare, analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP, Rabu (12/11/2008).
Seperti dikutip dari Reuters, saham GM anjlok lagi hingga 13,1% menjadi 2,92 dolar. Harga saham GM bahkan sempat turun hingga 18% menjadi 2,76 dolar, yang merupakan level terendah sejak tahun 1943. Secara total, saham GM telah merosot hingga 40% sejak Jumat pekan lalu setelah mengumumkan kerugian besar selama kuartal III.
Saham-saham sektor komoditas juga masih menjadi tujuan untuk aksi jual. Kekhawatiran akan melemahnya pertumbuhan ekonomi bisa memicu penurunan kinerja sektor tersebut.
Saham produsen aluminium terbesar Alcoa turun tajam hingga 7% setelah mengumumkan pemangkasan produksi hingga 350.000 ton akibat melemahnya permintaan global.
Tyco International juga turun hingga 14,2% menjadi US$ 21,74 setelah memperingatkan bahwa perolehannya di tahun ini kemungkinan meleset dari perkiraan.
Demikian pula sektor ritel yang ikut kena sentimen negatif, setelah Starbucks mengumumkan proyeksi yang tidak baik. Saham Starbucks turun hingga 2% setelah mengumumkan labanya turun hingga 97%.
Saham American Express yang baru saja mendapat persetujuan untuk menjadi holding company perbankan turun hingga 6,6%.
"Ini seperti membuka kotak pandora. American Expres, mereka meminta uang, GM juga meminta uang. Orang mulai menyadari bahwa bailout ini akan menjadi lebih mahal ketimbang yang dipikirkan semula. Setiap orang minta sedekah, tapi siapa yang akan memberi?" ketus Ryan Detrick, analis dari Schaeffer's Investment Research seperti dikutip dari Reuters.
Perdagangan juga masih tipis yakni di New York Stock Exchange hanya 1,23 miliar dan di Nasdaq hanya 1,93 miliar, dimana keduanya di bawah rata-rata tahun lalu. (qom/qom)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Saham GM Terendah dalam 65 Tahun
Nurul Qomariyah - detikFinance

SUV Keluaran GM (Foto: Reuters)
Ditambah dengan sentimen negatif dari outlook perusahaan-perusahaan besar di AS yang kian buram, Wall Street pun lagi-lagi bergerak melemah.
Pada perdagangan Selasa (11/11/2008), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup merosot 176,58 poin (1,99%) ke level 8.693,96. Indeks Teknologi Nasdaq juga turun 35,84 poin (2,22%) ke level 1.580,90 dan indeks Standard & Poor's 500 turun 20,26 poin (2,20%) ke levl 898,95.
"Diskusi tentang nasib General Motors dan industri otomotif AS telah mendorong pikiran ke arah negatif. Saat ini, perasaan yang muncul adalah permintaan bailout kemungkinan akan lebih lama dan lebih rumit untuk diprioritaskan dan telah mengambil kepercayaan investor," ujar Patrick O'Hare, analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP, Rabu (12/11/2008).
Seperti dikutip dari Reuters, saham GM anjlok lagi hingga 13,1% menjadi 2,92 dolar. Harga saham GM bahkan sempat turun hingga 18% menjadi 2,76 dolar, yang merupakan level terendah sejak tahun 1943. Secara total, saham GM telah merosot hingga 40% sejak Jumat pekan lalu setelah mengumumkan kerugian besar selama kuartal III.
Saham-saham sektor komoditas juga masih menjadi tujuan untuk aksi jual. Kekhawatiran akan melemahnya pertumbuhan ekonomi bisa memicu penurunan kinerja sektor tersebut.
Saham produsen aluminium terbesar Alcoa turun tajam hingga 7% setelah mengumumkan pemangkasan produksi hingga 350.000 ton akibat melemahnya permintaan global.
Tyco International juga turun hingga 14,2% menjadi US$ 21,74 setelah memperingatkan bahwa perolehannya di tahun ini kemungkinan meleset dari perkiraan.
Demikian pula sektor ritel yang ikut kena sentimen negatif, setelah Starbucks mengumumkan proyeksi yang tidak baik. Saham Starbucks turun hingga 2% setelah mengumumkan labanya turun hingga 97%.
Saham American Express yang baru saja mendapat persetujuan untuk menjadi holding company perbankan turun hingga 6,6%.
"Ini seperti membuka kotak pandora. American Expres, mereka meminta uang, GM juga meminta uang. Orang mulai menyadari bahwa bailout ini akan menjadi lebih mahal ketimbang yang dipikirkan semula. Setiap orang minta sedekah, tapi siapa yang akan memberi?" ketus Ryan Detrick, analis dari Schaeffer's Investment Research seperti dikutip dari Reuters.
Perdagangan juga masih tipis yakni di New York Stock Exchange hanya 1,23 miliar dan di Nasdaq hanya 1,93 miliar, dimana keduanya di bawah rata-rata tahun lalu. (qom/qom)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
