Forum Finance
- The market is manipulated... investor1
- Chinese Government Wants ... investor1
- Bernanke Threatens US Eco... investor1
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 04/07/2009 13:37 WIB
Menkeu: Hingga Akhir Tahun 2009 BI Rate 6,5 persen -
Sabtu, 04/07/2009 10:01 WIB
BI Rate Berpeluang Turun Menjadi 6,5 Persen di Agustus -
Jumat, 03/07/2009 16:33 WIB
Presiden Belum Ajukan Calon Gubernur BI Hingga DPR Reses -
Jumat, 03/07/2009 12:54 WIB
BI: Permodalan Bank Masih Baik, CAR Capai 17,3% -
Jumat, 03/07/2009 12:34 WIB
Cadangan Devisa RI Turun Tipis -
Jumat, 03/07/2009 12:07 WIB
BI Rate Dipangkas Jadi 6,75%
Indeks Berita
Kamis, 13/11/2008 16:25 WIB
Bank Century Telat Setoran Rp 5 Miliar
Wahyu Daniel - detikFinance
.jpg)
(Foto: Indro-detikFinance)
Jakarta -
Bank Century menyatakan pihaknya terlambat menyetor Rp 5 miliar ke Bank Indonesia untuk transaksi kliring hari ini.
Corporate Secretary PT Bank Century Tbk, Deddy Triana menjelaskan, pihaknya sebetulnya
sudah menyiapkan segala persyaratan untuk kegiatan kliring hari ini, termasuk sejumlah dana untuk prefund. Namun tanpa diduga, tiba-tiba Bank Century diberi tahu bahwa dana yang harus disetornya masih kurang Rp 5 miliar.
"Sejumlah persyaratan untuk kegiatan kliring hari ini sudah kita alokasikan. Semua sudah kita perhitungkan, di treasury sudah ada catatannya. Tetapi ternyata hari ini ada keterlambatan dari dana yang kita terima, jadi pada saat cut of time, kita dikasih tahu masih kurang Rp 5 miliar," ujarnya saat berbincang dengan detikFinance, Kamis (13/11/2008).
Menurut Deddy, dana sebesar Rp 5 miliar itu hanya terlambat beberapa menit dari batas waktu yang ditentukan. Ia pun menolak jika insiden ini dikatakan sebagai mismatch.
"Jadi ini bukan mismatch. Sebetulnya dana itu masuk, tapi terlambat beberapa menit," katanya.
Ia pun menolak jika dikatakan Bank Century kini tengah berada di bawah pengawasan Bank Indonesia. "Nggak benar (masuk pengawasan BI). Karena kalau masuk pengawasan, ada beberapa proses tahapan," ujarnya.
Deddy menjelaskan, saat ini perusahaannya sudah siap beraktivitas kembali. Pihaknya berusaha tetap melayani kebutuhan perbankan nasabahnya.
"Wajar jika nasabah resah, tapi kita juga berusaha tetap melayani kebutuhan perbankan nasabah," katanya. (lih/ir)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Bank Century Telat Setoran Rp 5 Miliar
Wahyu Daniel - detikFinance
.jpg)
(Foto: Indro-detikFinance)
Foto Terkait
Corporate Secretary PT Bank Century Tbk, Deddy Triana menjelaskan, pihaknya sebetulnya
sudah menyiapkan segala persyaratan untuk kegiatan kliring hari ini, termasuk sejumlah dana untuk prefund. Namun tanpa diduga, tiba-tiba Bank Century diberi tahu bahwa dana yang harus disetornya masih kurang Rp 5 miliar.
"Sejumlah persyaratan untuk kegiatan kliring hari ini sudah kita alokasikan. Semua sudah kita perhitungkan, di treasury sudah ada catatannya. Tetapi ternyata hari ini ada keterlambatan dari dana yang kita terima, jadi pada saat cut of time, kita dikasih tahu masih kurang Rp 5 miliar," ujarnya saat berbincang dengan detikFinance, Kamis (13/11/2008).
Menurut Deddy, dana sebesar Rp 5 miliar itu hanya terlambat beberapa menit dari batas waktu yang ditentukan. Ia pun menolak jika insiden ini dikatakan sebagai mismatch.
"Jadi ini bukan mismatch. Sebetulnya dana itu masuk, tapi terlambat beberapa menit," katanya.
Ia pun menolak jika dikatakan Bank Century kini tengah berada di bawah pengawasan Bank Indonesia. "Nggak benar (masuk pengawasan BI). Karena kalau masuk pengawasan, ada beberapa proses tahapan," ujarnya.
Deddy menjelaskan, saat ini perusahaannya sudah siap beraktivitas kembali. Pihaknya berusaha tetap melayani kebutuhan perbankan nasabahnya.
"Wajar jika nasabah resah, tapi kita juga berusaha tetap melayani kebutuhan perbankan nasabah," katanya. (lih/ir)
Info Kurs,berita financial dan ekonomi.
Ketik: REG ECO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel, Flexi).
Ketik: REG EKO kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat dan Hutch 3).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
