Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 18/03/2010 13:13 WIB
PGN Tagih Gas ke ConocoPhilips -
Kamis, 18/03/2010 13:09 WIB
Pemerintah Bentuk Tim Percepatan Blok Natuna -
Kamis, 18/03/2010 13:02 WIB
Produsen Billabong Gugat Pengusaha Lokal Soal Peniruan Merek -
Kamis, 18/03/2010 12:08 WIB
Pengrajin Lampion Pun Kepincut Obama -
Kamis, 18/03/2010 12:05 WIB
Holding BUMN Perkebunan Rampung di 2010 -
Kamis, 18/03/2010 11:51 WIB
Sri Mulyani: Reformasi Terkadang Menyakitkan
Indeks Berita
Jumat, 14/11/2008 18:55 WIB
Harga Pertamax Jadi Rp 6.800
Alih Istik Wahyuni - detikFinance

Foto: Alih-detikFinance
Demikian disampaikan VP Communication Pertamina Anang Rizkani Noor dalam keterangan pers Pertamina, Jumat (14/11/2008).
Harga bahan bakar keekonomian yang dijual Pertamina seperti Pertamax, Pertamax Plus, Pertamax Dex, dan BioPertamax memang terus menurun seiring anjloknya harga minyak dunia.
"Perubahan harga jual Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina DEX dan Bio Pertamax ini akan ditinjau kembali sesuai perkembangan harga minyak internasional," kata Anang.
Berikut harga baru bahan bakar keekonomian yang dijual di SPBU Pertamina mulai besok:
I. PERTAMAX PLUS
- Batam Rp 6.600
- UPms I Rp 7.250
- Medan Bersaing Rp 7.150
- UPMS III Rp 7.100
- UPms IV & V Rp 7.250
- UPms VI Rp 7.300
II. PERTAMAX
- UPms I Rp 7.100
- Medan Bersaing Rp 7.000
- UPms II Rp 7.100
- Bangka Rp 8.200
- UPms III Rp 6.800
- UPms IV & V Rp 6.900
- Bali Rp 7.000
- UPms VI Rp 7.000
- UPms VII Rp 7.100
- Palu Rp 8.100
III. Pertamina Dex
- UPms III Rp 8.100
- UPms V Rp 8.100
IV. BIOPERTAMAX
- UPms III Rp 6.800
- UPms V Rp 6.900
- Bali Rp 7.000
(lih/ddn)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (5 Komentar)
Baca juga :
- DPD Minta Harga Premium Turun Rp 1.000
- Tiga Alasan Harga Solar Belum Turun
- Solar Juga Bisa Turun Rp 500
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




