Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 09:40 WIB
2009, BI Makin Fokus ke Konsolidasi Perbankan -
Kamis, 08/01/2009 09:35 WIB
Penurunan BI Rate Belum Seret Bunga Kredit Bank -
Kamis, 08/01/2009 09:29 WIB
DPK Perbankan Nasional Bisa Tumbuh 12%-13% di 2009 -
Kamis, 08/01/2009 09:21 WIB
DPK Bank Century Anjlok Rp 3,5 Triliun -
Rabu, 07/01/2009 17:14 WIB
Pembentukan Bank Khusus Koperasi dan UKM Kembali Diajukan -
Rabu, 07/01/2009 16:30 WIB
BRI Penyalur Terbanyak KUR 2008
Indeks Berita
Senin, 17/11/2008 14:54 WIB
BI Bisa Hibahkan Seluruh Saham Bahana ke Negara
Angga Aliya ZRF - detikFinance

Foto: Angga/detikFinance
Demikian disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil ketika ditemui di Gedung Garuda, Jakarta, Senin (17/11/2008).
"Intinya BI akan menjual atau menghibahkan ke pemerintah. Nanti akan 100% pemerintah. Kalau negara tidak ada duit ya dihibahkan," katanya.
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara yang didirikan pada tahun 1973, dimana 82,2% sahamnya dimiliki oleh Bank Indonesia dan 17,8% dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Departemen Keuangan.
Sofyan menegaskan, pengalihan kepemilikan antara BI dan pemerintah ini seperti halnya keluar kantong kiri masuk kantong kanan.
Rencana penghibahannya pun akan menunggu surat dari BI yang diperkirakan awal tahun depan. "Mudah-mudahan awal tahun. Itu target BI," katanya.
Pada awal didirikan, Bahana mengemban misi untuk mengembangkan sektor riil melalui pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi. Namun kini Bahana masih menanggung banyak utang akibat kasus dana pinjaman rehabilitasi standarisasi pasar modal dan kasus tindakan korupsi yang dilakukan oleh manajemen terdahulu.
"Bahana masih banyak utang akibat dari kasus dana pinjaman rehabilitasi standarisasi pasar modal. Terus terjadi tindakan korupsi dilakukan oleh manajemen sebelumnya. Kalau itu bisa dikoreksi, selesai masalahnya," katanya.BI sendiri memang diwajibkan melepas anak-anak usahanya paling lambat akhir 2009 untuk tiga anak usahanya yaitu BPUI, Bank Indover dan Jamkrindo (Askrindo). (lih/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Pemerintah Siap Ambil 82% Saham BI di BPUI
- Pemerintah Ingin Hidupkan Lagi Modal Ventura
- BI Siap Tambah Modal Bahana
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
