Forum Finance
- Indonesia Termasuk Salah ... brightsky
- Pengangguran Baru Jadi Fo... BayuDhirga
- numpang tanya yahh ^_^... Lc09
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 08/01/2009 09:40 WIB
2009, BI Makin Fokus ke Konsolidasi Perbankan -
Kamis, 08/01/2009 09:35 WIB
Penurunan BI Rate Belum Seret Bunga Kredit Bank -
Kamis, 08/01/2009 09:29 WIB
DPK Perbankan Nasional Bisa Tumbuh 12%-13% di 2009 -
Kamis, 08/01/2009 09:21 WIB
DPK Bank Century Anjlok Rp 3,5 Triliun -
Rabu, 07/01/2009 17:14 WIB
Pembentukan Bank Khusus Koperasi dan UKM Kembali Diajukan -
Rabu, 07/01/2009 16:30 WIB
BRI Penyalur Terbanyak KUR 2008
Indeks Berita
Selasa, 18/11/2008 13:26 WIB
BI: Pemilu Dongkrak Konsumsi di 2009
Suhendra - detikFinance

Foto: Angga/detikFinance
Hal ini disampaikan oleh Direktur Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Made Sukada dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Kadin bidang energi dan sumber daya mineral, di Jakarta, Selasa (18/11/2008).
"Saya kira pemilu bisa menahan menurunnya konsumsi karena pada saat itu konsumsi cukup besar," ujar Made.
BI melihat masih ada geliat sektor riil akan tetap bergerak. Sehingga target pertumbuhan ekonomi tahun selanjutnya dapat dengan mudah tercapai. Untuk pertumbuhan ekonomi tahun 2009 BI memperkirakan hanya diangka sekitar 5%.
Diakuinya krisis keuangan global yang telah menghantam sektor riil akan melemahkan pertumbuhan ekonomi dunia. Namun kondisi ekonomi nasional masih dinilai baik dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) 2008 yang masih berkisar 6% yang didorong permintaan dalam negeri yang cukup besar. Meski ancaman pelemahan pertumbuhan ekonomi dunia terus berlangsung.
"Kalau sampai negatif, tinggal tunggu saja volume perdagangan dunia menurun, bukan hanya pada negara maju tapi juga negara emerging market seperti China dan India bisa mengalami," jelasnya.
(hen/qom)
Baca juga :
- BI Waspadai Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV
- Kinerja Bank Ekonomi Tak Terganggu Kasus Bank Indover
- BI Belum Terima Surat Izin Akuisisi HSBC atas Bank Ekonomi
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
